Connect with us

Berita Terbaru

Melirik Nasib Kelas Maya Pelajar SD dan SMP di Lebak, Dindikbud: Tunggu Kemendikbud RI

Published

on

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi.(Banten Hits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak mengaku masih menunggu keputusan atau kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI) mengenai proses belajar kelas maya bagi pelajar PAUD, TK, SD dan SMP.

Berdasarkan keputusan awal, kelas maya di Kabupaten Lebak akan berakhir pada 2 Juni 2020 mendatang. Kelas maya atau belajar di rumah diterapkan pemerintah Pemkab Lebak sebagai salah satu upaya memutus sebaran Covid-19.

“Kita masih nunggu kebijakan kemendikbud,”kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi saat dihubungi BantenHits.com, Selasa, 26 Mei 2020.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Abdul Malik menerangkan proses pembelajaran kelas maya atau belajar di rumah memiliki dua potensi. Yakni diperpanjang atau dipercepat.

BACA :  Rutan Pandeglang Kelebihan Kapasitas; Tindak Pidana Curas Mendominasi

“Kita masih nunggu, bisa diperpanjang atau dipercepat. Sebenarnya kita siap saja melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara normal pada 2 Juni 2020. Tapi tetap kita tunggu kebijakan dari pemerintah pusat,”kata Malik.

Malik mengaku saat ini Dindikbud Kabupaten Lebak juga tengah menyiapkan juknis proses pendaftaran/penerimaan siswa baru di tengah Pandemi Corona.

“Juknis sudah kita siapkan, tinggal nunggu tanda tangan Pak Kadis,”katanya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler