Connect with us

Berita Terbaru

Duda Beranak Dua di Pandeglang Cabuli Bocah di Bawah Umur sampai Melahirkan; Berkelit Tak Tahu dan Ogah Bertanggungjawab

Published

on


ILUSTRASI KORBAN PENCABULAN

Ilustrasi anak perempuan di Padarincang diperkosa empat remaja secara bergiliran. (Foto: liputan6.com)

Pandeglang – Polres Pandeglang meringkus seorang duda asal Kecamatan Carita, Pandeglang. Pria berinisal MA (35) itu dirungkus untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang tega mencabuli gadis di bawah umur hingga hamil.

Peristiwa pencabulan itu terjadi pada Bulan Maret 2019 sekitar pukul 15.00 WIB di kediaman pelaku. Awalnya pekaku membujuk korban berinisial M warga Kabupaten Pandeglang, untuk melakukan hubungan itim dengan alasan akan menikahi korban.

“Pelaku melakukan hubungan suami istri dengan korban beberapa kali, dengan alasan akan menikahi korban,” kata Kanit PPA Satreskrim Porles Pandeglang, IPDA Dasep, Rabu, 27 Mei 2020.

BACA :  Awas! Ancaman Penjara Menanti Jika Tetap Memaksa Gelar Keramaian di Lebak selama KLB Corona

Korban yang merasa tertekan dan takut kepada pelaku, memutuskan pergi Jakarta untuk bekerja bersama saudaranya. Saat berada di Jakarta, korban mengetahui bahwa dirinya tengah hamil.

Pada tanggal 27 Desember 2019, akhirnya korban melahirkan seorang anak laki-laki di RS yang ada di Jakarta. Keluarga korban yang mengetahui hal tersebut langsung menghubungi pekaku agar mau bertanggungjawab.

“Awalnya pelaku tidak mengetahui wanitanya hamil. Karena setelah di cabuli oleh pekaku, korban ketakutan tinggal di kampung. Sehingga korban pergi ke Jakarta, sampai akhirnya melahirkan. Pelaku yang merupakan duda beranak dua itu enggan bertanggungjawab,” pungkasnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Pandeglang, IPTU Mochammad Nandar membenarkan terkait penangkapan tersebut. Kini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Pandeglang.

BACA :  Mahluk Hidup Bisa Langsung Mati Jika Terpapar Radioaktif yang Bocor di Perumahan Batan Indah

Akibat dari perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 76 D Jo Pasal 81 dan/atau Pasal 76 E Jo Pasal 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ya benar pelaku sudah di amankan di polres Pandeglang. Untuk pelaku diancam dengan kurungan penjara paling lama 15 tahun,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler