Connect with us

Berita Terbaru

Alhamdulillah! Kegiatan di Masjid dan Tempat Ibadah Lain di Kabupaten Tangerang Segera Dibuka Lagi

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang segera membuka kembali kegiatan di masjid dan tempat ibadah lain menjelang new normal seiring akan berakhirnya PSBB, 31 Mei 2020. (FOTO: tangerangkab.go.id)

Tangerang – Pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di wilayah Tangerang yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan berakhir 31 Mei 2020.

Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah bersiap menuju fase baru dalam kehidupan saat ini di tengah pandemi Covid-19 yakni new normal (tatanan hidup baru) yang akan mulai dijalankan secara bertahap, Kamis, 28 Mei 2020.

Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang tengah melakukan kajian untuk kembali membuka tempat ibadah dalam situasi new normal atau kenormalan baru di tengah pandemi Corona.

“Kami sedang siap-siap untuk membuka masjid dan sarana ibadah mulai dari kajian di masjid dan salat Jumat dan tempat ibadah dulu. Yang lain belum,” kata Zaki seperti dilansir laman resmi tangerangkab.go.id, Kamis, 28 Mei 2020.

BACA :  Jumlah ODP Corona Meningkat, Pemkab Lebak Minta Tambahan Rapid Test dan APD

Zaki mengatakan, Ia akan membuat role model bagi tempat-tempat keramaian seperti pasar, mall, sarana ibadah, sekolah dan tempat lainnya yang nantinya bisa diikuti dan diterapkan sesuai dengan tatanan baru New Normal yang akan berlaku di Indonesia khususnya di Kabupaten Tangerang.

“Kita akan buat contoh dulu seperti masjid, mall, pasar dan sarana lainnya yang nantinya bisa ditiru dan dijadikan acuan dalam pelaksanaan new normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” bebernya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid menambahkan, beberapa hari yang lalu Pemda sudah melakukan rapat internal untuk menentukan langkah-langkah yang diambil dalam menyambut new normal.

Ada dua hal, yang pertama adalah untuk bisa dilaksanakan solat berjamaah dan pembukaan sarana ibadah, yang kedua akan mengundang seluruh management mall dan toserba untuk persiapan pembukaannya.

BACA :  Ini Penyebab Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang Naik 400 Persen dalam Sebulan

“Kita akan membuka sarana ibadah dan akan mengundang MUI, DMI untuk menentukan langkah dan tahapan apa saja yang harus dilalui, begitupun mall dan toserba akan kita undang managementnya untuk membahas pembukaannya. Akan tetapi baik tempat ibadah maupun mall harus memenuhi standar protokol kesehatan yang ada,” kata pria yang populer dengan sapaan Rudi Maesyal.

Sekda menjelaskan, untuk transportasi publik pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemprov DKI, dan Banten serta wilayah Tangerang Raya lainnya untuk menyamakan persepsi dan aturan, karena Banten dan DKI wilayahnya berbatasan, jadi tidak mungkin berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya kesamaan.

“Kita semua berdoa dalam menyambut new normal ini, kesamaan langkah antara Pemda DKI, Pemprov Banten dan juga Tangerang Raya sejalan bisa sesuai dengan pasal-pasal yang telah diputuskan oleh Presiden, kita tidak boleh jalan sendirian kita harus beriringan sejalan,” ungkapnya.

BACA :  Naik Rp400 Ribu, Omzet Pedagang Hewan Kurban Merosot 70 Persen

“Bupati Tangerang menekankan kepada kita semua bahwa fase-fase yang telah ditetapkan oleh Presiden kita akan ikuti aturan tersebut supaya konsep program yang telah dituangkan oleh pemerintah pusat sejalan dengan di Tangerang maupun di Banten,” sambungnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang, Kombespol. Ade Ary Syam Indradi yang memantau persiapan new normal di Pasar Tigaraksa mengatakan, dari gugus tugas mengecek apakah protokol kesehatan sudah dilaksanakan atau belum oleh pengelola Pasar Tigaraksa.

Menurutnya, pasar merupakan tempat atau sarana yang setiap hari didatangi warga. Oleh karena itu, ini menjadi perhatian dari gugus tugas untuk mengecek.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pengurus pasar, kita minta petugas menyiapkan personel khusus untuk mengecek suhu tubuh. Kemudian pengurus pasar diminta untuk menyediakan tempat cuci tangan, namun di beberapa titik agar ditambahkan,” ujarnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler