Connect with us

Berita Terbaru

Dua Masjid Besar di Tangerang Masih Patuhi PSBB hingga Terbit Putusan untuk Buka Lagi saat New Normal

Published

on

FOTO ILUSTRASI: Ribuan umat Islam memadati Masjid Raya Al Azhom Tangerang mengikuti istigasah yang dihadiri Habib Rizieq Shihab, Habib Ahmad Al Habsyi, dan Buya Qurtubi Z beberapa waktu Lalu. (Dok.BantenHits.com)

Tangerang – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua yang diberlakukan di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan berakhir 31 Mei 2020.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar sudah merencanakan akan mendahulukan pembukaan tempat ibadah di Kabupaten Tangerang saat pemberlakuan new normal.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Pemkab Tangerang menunggu hasil keputusan rapat koordinasi dengan Gubernur Banten Wahidin Halim.

Rapat rencananya akan digelar Jumat siang, 29 Mei 2020, namun dijadwal ulang menjadi Sabtu, 30 Mei 2020 karena berbarengan pelaksanaannya dengan rakor bersama Mendagri.

“Belum rapat dengan gubernur. Tadi ada rakor dengan Mendagri dulu. (Rapat) dengan gubernur Banten, dipending mungkin besok pagi (Sabtu, 30 Mei 2020),” kata Zaki saat dihubungi BantenHits.com, Jumat sore, 29 Mei 2020.

BACA :  Jangan Khawatir! Bulog Jamin Kebutuhan Pangan Tiga Daerah di Banten Aman Sampai Lima Bulan ke Depan

Sebelumnya, Zaki mengungkapkan, ada sekitar 1.000 masjid dan musala di Kabupaten Tangerang yang kembali dibuka dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat yaitu, jamaah wajib menggunakan masker dan jaga jarak saat new normal nanti.

Zaki beralasan mendahulukan tempat ibadah daripada mal dan sekolah karena tempat ibadah masyarakat bisa melaksanakan pola hidup baru dengan beribadah berjamaah, sesuai visi misi Kabupaten Tangerang religius.

“Dan secara praktik, relatif lebih sederhana di banding dengan sekolah SD dan SMP, apalagi mal dan tempat hiburan lainnya,” kata Zaki soal persiapan menuju new normal tersebut.

Belum Gelar Salat Jumat

Dikutip BantenHits.com dari Okezone.com, dua masjid terbesar di Tangerang, yakni Masjid Raya Al Azhom dan Masjid Agung Al Amjad belum menggelar Salat Jumat berjamaah, karena masih patuh pada aturan PSBB untuk menekan penyebaran Covid-19.

BACA :  Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendidikan di Banten Selatan dan Barat Prioritas

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Azhom, KH Ahmad Chairudin menjelaskan bahwa waktu dibukanya masjid untuk Salat Jumat menunggu keputusan lanjutan dari Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah setelah PSBB berakhir.

DKM Al Azhom juga akan berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang terkait pelaksanaan salat berjamaah saat new normal berlaku.

“Hari ini Masjid Al Azhom belum mengadakan Salat Jumat karena PSBB di Tangerang masih berlangsung sampai 31 (Mei) nanti,” kata Ahmad, Jumat, 29 Mei 2020.

DKM Al Azhom sudah menyiapkan protokol termasuk penyediaan sabun untuk cuci tangan di tempat, hand sanitizer dan lainnya, jika sewaktu-waktu pemkot mengizinkan lagi masjid tersebut menggelar salat berjamaah termasuk Salat Jumat.

“Kami sudah persiapkan juga kalau nanti memang dibuka kembali. Ruangan masjid sudah rutin disteril, menyiapkan hand sanitizer, dan sabun di tempat wudhu. Ada spanduk juga supaya yang datang pakai masker, jaga jarak, menerapkan protokol kesehatan dan bawa perlengkapan ibadah sendiri,” tambahnya.

BACA :  Warga Keluhkan Kebersihan di RSUD Pandeglang

Masjid Agung Al Amjad yang terletak di kompleks Pemkab Tangerang juga belum menggelar Salat Jumat.

“Hari ini belum dibuka untuk Salat Jumat dan salat jamaah. Kalau untuk salat 5 waktu sendiri-sendiri masih dibuka,” kata Ketua MUI Kabupaten Tangerang KH Uwes Nawawi.

Uwes menyebutkan pihaknya Jumat sore akan rapat dengan Pemkab Tangerang untuk membahas kapan masjid tersebut bisa dibuka kembali untuk salat jamaah dan bagaimana tata pelaksanaannya.

Meskipun Masjid Al Amjad dan Masjid Al Azhom tak menggelar Salat Jumat, Uwes mengaku, masih ada masjid-masjid lain di Tangerang yang tetap menggelar Salat Jumat.

Menurutnya tak ada larangan untuk gelar Salat Jumat di tengah pandemi Covid-19.

“Waktu kami rapat juga tidak ada larangan untuk menggelar Salat Jumat. Itu sifatnya imbauan untuk tidak menggelar salat jamaah selama pandemi Covid-19. Namun jika memang dirasa aman, jamaah salat Jumat diminta untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku,” tutup Uwes.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler