Connect with us

Berita Terbaru

Pria Ngapelin Janda di Katumbiri Pandeglang sampai Mau Pagi Buta, Ditegur Malah Marah Lalu Bawa Massa Rusak Perabotan Rumah Warga

Published

on

Aparat Polsek Cigeulis berjaga di Kampung Babakan Kaung, Desa Katumbiri, Kecamatan Cigeulis Kabupaten Pandeglang, menyusul terjadinya aksi perusakan di rumah warga. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Sekelompok massa tak dikenal merusak perkakas rumah milik Oma, warga Kampung Babakan Kaung, Desa Katumbiri, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

Aksi perusakan terjadi setelah Oma sempat menegur seorang pria yang main ke rumah janda di kampungnya sampai larut malam.

Bukannya menerima teguran Oma, pria tersebut malah balik menghardik dan mengancam akan membawa massa.

Ancaman dibuktikan. Esok harinya sang pria bersama sekelompok massa datang ke rumah Oma dan merusak perkakas seperti kursi dan gelas di rumah Oma. Namun, saat perusakan itu terjadi di rumah Oma hanya ada istri dan anak-anaknya.

BACA :  Eksekusi Lahan Kosong Berlangsung Tegang

“Awalnya saya negur yang main ke rumah janda, karena mainnya kemalaman. Sampai pukul 00.00 WIB pria itu belum pulang juga. Pas saya tegur dia marah, cuma enggak saya ladenin, esoknya dia membawa massa ke rumah saya,” kata Oma kepada BantenHits.com, Jumat, 29 Mei 2020.

Menurut Oma, peristiwa perusakan terjadi pada Selasa, 26 Mei 2020. Dia juga sudah melaporkan insiden itu kepada Polsek Cigeulis.

Sejak peristiwa tersebut, aparat Kepolisian melakukan penjagaan di Kampung Babakan Kaung untuk mencegah aksi balasan.

“Sudah saya laporkan ke polisi. Ini sekarang sedang berjaga-jaga terus di kampung tempat saya tinggal,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Cigeulis, Iptu Paulus Bayu Triatmaka membenarkan peristiwa itu, pihaknya juga sudah mengantongi salah satu nama yang diduga melakukan perusakan.

BACA :  Camat Cibaliung Sesalkan Tak Ada Waralaba Buka Warung Amal MTQ

“Iya benar kejadiannya malam Selasa, ditegur warga, dia (pelaku) malah marah-marah. Dia yang salah, dia yang marah-marah,” kata Paulus. 

Paulus mengaku, akan terus melakukan penjagaan di lokasi Kampung Babakan Kaung, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Karena menurut informasi yang ia dapat, massa yang diketahui asal Desa Sukajadi, Kecamatan Cibaliung itu akan melakukan penyerangan lagi.

“Ini kita masih di lapangan, sampai kondisi benar-benar aman,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler