Connect with us

Berita Terbaru

Pertama Kali, Hanya di Operasi Ketupat Kalimaya 2020 Terjadi Sekali Kecelakaan di Banten

Published

on

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol. Wibowo mengungkapkan sepanjang Operasi Ketupat Kalimaya 2020 Polda Banten mencatat ada satu kecelakaan terjadi. (Dok.BantenHits.com/Mahyadi)

Serang – Pelaksanaan Operasi Ketupat Kalimaya 2020 Polda Banten digelar di tengah Pandemi Corona alias Covid-19. Hingga Jumat, 29 April 2020, pelaksanaan Operasi Ketupat Kalimaya 2020 telah memasuki hari ke-36.

Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi (Anev) harian Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Banten, sepanjang pelaksanaan Operasi Ketupat Kali Maya, tahun ini mencatat ‘hanya’ terjadi satu kecelakaan lalu lintas.

Angka ini baru pertama kali terjadi jika dibandingkan angka pada tahun-tahun sebelumnya.

Catatan BantenHits.com, dari tahun ke tahun angka kecelakaan pada pelaksanaan Operasi Ketupat Kalimaya selalu mengalami penurunan. Seperti 2017 tercatat ada 17 kecelakaan, kemudian pada 2018 turun menjadi 10 kecelakaan.

BACA :  Pemprov Banten Usulkan KH Tb. Akhmad Chatib Jadi Pahlawan Nasional

Menurut Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo, Operasi Ketupat Kalimaya 2020 Polda Banten juga mencatat pada kecelakaan yang terjadi terdapat satu korban yang meningal dunia dan dua orang luka ringan, sementara korban luka berat nihil.

“Hasil Operasi Ketupat Kalimaya di hari ke-36, angka pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna lalu lintas tercatat ada 37 pelanggar yang diberikan teguran” kata Wibowo, dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat, 29 Mei 2020.

Terkait giat Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas), lanjut Wibowo, yang dilakukan Ditlantas Polda Banten dan jajaran meningkat dibanding tahun sebelumnya, yang mana saat ini tercatat sebanyak 10 kali melakukan kegiatan preemtif dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, serta sebanyak 15 kali kegiatan melakukan pemasangan spanduk/baliho imbauan tertib lalu lintas.

BACA :  Aliansi Pekerja Jebol Gerbang Shinta

“Selain giat preemtif, upaya preventif pun mengalami peningkatan tercatat sebanyak 277 kali kegiatan pengaturan, 185 kali giat penjagaan, 17 kali giat pengawalan dan 133 kali melaksanakan giat patroli,” ungkap Wibowo.

Wibowo menjelaskan, dalam Operasi Ketupat Kalimaya 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya, karena saat ini kegiatan tersebut dilaksanakan di masa pandemi covid-19, yang mana pemerintah dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo melarang masyarakat untuk melangsungkan kegiatan mudik sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona

Menyikapi hal tersebut, Polda Banten menggelar pos penyekatan dan pos check point sebanyak 15 titik di sepanjang jalur arteri guna melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan mudik baik kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum sebagai wujud dukungan Polri atas adanya kebijakan pemerintah 

BACA :  Ratusan Pegawai Pemkot Tangerang Bolos Apel

“Untuk jumlah kendaraan mudik yang di putarbalikan tercatat sebanyak 345 unit yang meliputi kendaraan pribadi 113 unit, kendaraan umum 5 unit dan sepeda motor 227 unit,” pungkasnya.

Wibowo menambahkan, terkait ganguan Kamtibmas, Jumat, 29 Mei 2020, tercatat sebanyak 4 kali terjadinya kejahatan konvensional di wilayah hukum Polda Banten.

Data ditlantas Polda Banten juga mencatat aktivitas di Pelabuhan Merak selama digelar Operasi Ketupat Kalimaya 2020, yakni terdapat 17 kapal, trip 21 kali, penumpang sebanyak 59 orang, kendaraan R4 195 unit, kendaraan bus 2 unit, kendaraan truck 310 unit.

Sementara, operasional di Gerbang Tol Cikupa tercatat ada 11.672 unit kendaraan yang melintas selama 36 hari operasi digelar.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler