Connect with us

Berita Terbaru

Buntut Banjir Rob Rendam Ratusan Rumah di Muara Dua Pandeglang, Warga Ramai-ramai Tumpuk Karung Berisi Pasir

Published

on

Warga Muara Dua, Pandeglang saat mengisi karung dengan pasir untuk meminimalisir dampak banjir rob. (Istimewa)

Pandeglang- Warga di Kampung Muara Dua, Desa Cikiruh Wetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, sering terdampak banjir rob. Bahkan, banjir rob yang terjadi beberapa pekan lalu membuat sekitar 100 rumah terendam banjir.

Sehingga warga mulai berinisiatif melakukan “Restorasi” atau pengembalian pesisir pantai dengan menggunakan pasir yang dimakukan kedalam karung.

Meski restorasi ini dirasa belum optimal, karena hanya menggunakan karung berisi pasir. Namun hal itu, di yakini dapat mengurangi air kedaratan saat banjir rob tiba.

“Ini sih hanya sementara saja. Ya memang tidak 100 persen tapi minimal 70 persennya bisa terpecahkan. Disini kan pantai nya murni pasir jadi harus ditanami Cemara, tidak bisa kalau pakai mangrove mah,” kata Tokoh masyarakat Nelayan Cikeusik, Carno.

BACA :  LMPP Desak Kadis Perumahan Pandeglang Dipecat

Menurut Carno, untuk karung yang saat ini digunakan untuk pembendungan merupakan hasil sumbangsih dari pemilik tambak yang ada di lokasi sekitar. Ia mengaku, saat ini baru terkumpul 4.000 karung, sedangkan jika ingin seluruhnya tercukupi diperlukan 15.000 karung.

“Maksimal harus 15 ribu karung, bisa aman. Yang awalnya kita hanya diberikan 2.000 karung ini semua inisiatif masyarakat saja total sekarang ada 4.000 karung,” ucapnya.

Ia menjelaskan, banjir rob kerap terjadi pada setiap 5 tahun sekali. Akan tetapi, belum juga 5 tahun banjir rob sudah kembali terjadi di Desanya. Beruntung setiap kejadian tidak ada korban jiwa.

“Memang musiman yah banjir rob ini. Biasanya 5 tahun sekali, tapi ini baru 4 tahun sudah banjir rob lagi. Alhamdulillah belum pernah ada korban setiap banjir juga. Tapi, kita khawatir saja karena air itu sering merendam ke permukiman kita bahkan pernah sampai ke kantor polsek yang di depan juga,” pungkasnya.

BACA :  Di Hadapan Ulama Bupati Pandeglang Tiba-tiba Minta Semua Merapatkan Barisan, Ada Apa?

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler