Connect with us

Berita Utama

Perusahaannya Telah Ditutup karena Dua Orang Meninggal, Buruh Pabrik di Tangerang Diduga Tularkan Covid-19 ke Keluarganya di Kota Serang

Published

on

FK UPH memberikan pembekalan khusus penanganan pasien virus Corona (Covid-19) kepada relawan medis. (Foto: Dok. FK UPH)

Serang – Buruh pabrik di Kabupaten Tangerang, LM (20), warga Kecamatan Curug, Kota Serang, diduga telah menularkan virus Corona atau Covid-19 kepada JU (68), uwaknya.

LM telah lebih dulu menjalani perawatan setelah dinyatakan positif Covid-19. Sementara JU, baru menjalani perawatan sejak Selasa, 2 Juni 2020.

Dikutip BantenHits.com dari iNews.id, LM bekerja di PT PT Eds Manufacturing Indonesia atau PT PEMI yang berlokasi di Balaraja, Kabupaten Tangerang.

“JU ini uwaknya LM, jadi keponakannya dulu yang positif. LM bekerja di PT PEMI Kabupaten Tangerang,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang, Hari W Pamungkas, Rabu, 3 Juni 2020.

BACA :  Pembangunan Fisik TMMD di Nagara Padang Serang Capai 25 Persen

Catatan BantenHits.com PT PEMI ini telah ditutup sejak 27 April 2020, setelah dua karyawan berstatus PDP Corona meninggal dunia.

Kedua karyawan pabrik yang memproduksi suku cadang mobil ini meninggal dunia secara berturut-turut sejak 20-25 April 2020.

Jarang Keluar Rumah

Hari mengatakan, dari pengakuan Ju, dirinya tidak banyak beraktivitas di luar rumah. Namun, karena kontak fisik dengan keponakannya yang orang tanpa gejala (OTG), dirinya terpapar virus corona.

Ju diketahui positif Covid-19 setelah sebelumnya menjalani rapid test atas kasus keponakannya LM. Dari sebanyak 99 orang yang mengikuti tes cepat, sebanyak tujuh orang dinyatakan reaktif. Selanjutnya mereka menjalani tes swab.

“Dari hasil tes swab yang diinformasikan ke tim gugus tugas kemarin, Ju terkonfirmasi positif,” ujarnya.

BACA :  BPTJ Resmikan Terminal Pondok Cabe

Dengan dinyatakannya Ju positif Covid-19, maka kasus tersebut termasuk transmisi lokal virus corona di Kota Serang. Untuk itu, Hari meminta kepada masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menghindari kerumunan dan tetap menjaga jarak.

Berdasarkan data, saat ini kasus positif di Kota Serang sebanyak 12 orang. Empat di antaranya masih dirawat, 7 dinyatakan sembuh, dan 1 meninggal dunia. Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 40 orang, 10 masih dirawat, 26 sembuh dan 3 orang meninggal dunia. Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 344 orang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler