Connect with us

Berita Terbaru

Rekonstruksi Peristiwa Berdarah di Lebak saat Lebaran: Pelaku Peragakan 15 Adegan

Published

on

Terduga pelaku R (kanan) saat menjalani rekonstruksi peristiwa berdarah di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. (BantenHits.com/Fariz Abdullah)

Lebak- Satreskrim Polres Lebak melakukan rekonstruksi peristiwa berdarah di Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Rabu, 3 Juni 2020.

R (54) terduga pelaku atas kematian Martin menjalani 15 adegan rekonstruksi dengan dihadiri pihak Kejaksaan Negeri Lebak dan Pengacara.

Kasatreskrim Polres Lebak, IPTU David Adhi Kusuma mengatakan Martin tewas ditangan R setelah dihantam menggunakan linggis beberapa kali sampai terkapar.

“Dari hasil rekon diduga memang pelaku ini memang dengan sengaja untuk melumpuhkan korban,”kata David kepada awak media.

“Dari hasil rekon korban ini datang tidak menggunakan senjata tajam atau sejenisnya, jadi tidak ada pembelaan diri dari pelaku dalam pelaksanaannya,”tambahnya.

BACA :  Pengomposan di Kota Tangerang Terus Dikembangkan

Kata David, R melakukan beberapa kali hantaman dengan linggis pada bagian belakang kepala Martin sampai dengan terkapar dan tak bernyawa.

“Di adegan 10 Martin dihantam linggis, dan adegan 11 Martin sudah sempoyongan dan lari ke depan Kamar mandi masih tetap dikejar oleh R,”katanya.

“Jadi motifnya itu sakit hati,”tambahnya.

David menegaskan atas perbuatannya, R dijerat pasal 338 KUHP dan Pasal 354 ayat 2 dan 351 ayat 3.

“Ancaman hukuman 15 tahun penjara,”tandasnya.

“Kita sudah selesai rekon. Pembuktian di pengadilan. Kita mengacu kepada pembelaan terpaksa. Karena korban datang ke rumah pelaku bawa golok,”timpal Rahmatullah penasihat hukum R.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler