Connect with us

Berita Terbaru

Gapensi Lebak Bareng Warga Bangun Rumah Reot di Cilograng; Keluarga Tak Mampu dan Derita Gangguan Jiwa

Published

on

Rumah milik alm ibu Omayah saat dibangun Gapensi Kabupaten Lebak bekerjasama dengan warga. (Istimewa)

Lebak- BPC Gapensi Kabupaten Lebak membangun sebuah rumah reot di Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Sabtu, 6 Juni 2020. Kali ini organisasi para pelaksana konstruksi ini bekerjasama dengan warga sekitar.

Rumah reot tersebut milik Omaya. Seorang ibu beranak empat. Masing-masing Hendar, Gustomi alias Engkus, Upiah dan Arinah.

Ironinya, tiga dari anak-anaknya menderita gangguan jiwa. Omaya kini hanyalah tinggal nama. Ia meninggal dunia sejak 4 tahun lalu sehingga saat ini nasib keempat anaknya terkatung-katung.

Yayan Hendayana warga sekitar mengungkapkan dari keempat anak Omayah, hanya Arinah (46) yang dalam kondisi sehat. Ia juga terpaksa banting tulang untuk menghidupi ketiga kakak nya yang menderita gangguan jiwa.

BACA :  Operasi Keselamatan Maung 2021 Incar Para Pengendara Bandel di Lebak

“Keluarga tidak mampu. Jadi yang sehari-hari mengurusi itu ya ibu Arinah walaupun dengan segala keterbatasan,”kata Yayan saat dihubungi BantenHits.com.

Kekinian, kata Yayan, warga berinisiatif untuk membangunkan rumah mereka karena kondisinya reot dan nyaris ambruk.

Semangat warga semakin menjadi-jadi saat Gapensi Lebak melalui sosok Moch. Nabil Jayabaya mengucurkan dana segar untuk proses rehabilitasi rumah.

“Alhamdulillah ada bantuan dari A Nabil, jadi warga semakin semangat. Memang ada warga yang membantu menyumbang kayu dan bambu,”kata Yayan.

Bantuan dari Gapensi Lebak ini kata Yayan, akan dialokasikan untuk pembangunan rumah yang layak untuk keluarga Omaya.

“Apalagi satu anak dari ibu Omaya ini yakni Engkus suka ngamuk. Jadi kita akan buatkan terpisah tempat yang kokoh sehingga tidak merusak rumah yang saat ini sedang diperbaiki,”katanya.

BACA :  Polisi Tambal Jalan Berlubang Dekat Kantor Bupati Pandeglang

Sementara Ketua BPC Gapensi Lebak, Moch. Nabil Jayabaya mengaku program Gapensi Peduli diciptakan untuk menyasar masyarakat tak mampu di Kabupaten Lebak tanpa pandang bulu.

“Komitmen Gapensi hadir di tengah masyarakat. Keluarga berkebutuhan khusus, keterbatasan ekonomi semuanya berhak mendapat perlakuan yang sama,”kata Nabil melalui pesan WhatsAppnya, Senin, 8 Juni 2020.

Menurut Nabil, bantuan yang diberikan untuk keluarga Omaya juga sebagai support bahwa masih banyak manusia yang peduli terhadap kondisi mereka. Termasuk keluarga besar Gapensi Lebak.

“Jabatan dan segala yang kita punya akan dipertanggungjawabkan di depan sang maha agung. Maka dari itu saya ingin semua yang Allah titipkan kepada saya bisa berguna bagi siapapun,”tandas pentolan Bil Group ini.

BACA :  Evaluasi Kinerja SKPD, Irna Minta PNS Main Proyek Mengundurkan Diri

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler