Connect with us

Berita Utama

Aksi Sadistis di Desa Gembong Balaraja; Balita Dibunuh dalam Tong Air, Kakaknya Dijerat Tali Lalu Sang Ayah Tergantung

Published

on

Tiga anggota keluarga terdiri ayah, dan dua anaknya ditemukan tewas di rumahnya di Desa Gembong, Kecamatan Balaraja. Ilustrasi: anggota kepolisian saat mengevakuasi jenazah Romi (27) warga Sumatera Barat yang ditemukan tewas tergantung. (Dok. BantenHits.com) 

Tangerang – Persitiwa sadistis membuat geger warga Kampung Sukamantri, RT/RW 02/ 09, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis, 11 Juni 2020.

Tiga anggota keluarga ditemukan tak bernyawa di dalam rumah. Mayat pertama, balita AR (3), ditemukan tewas di dalam tong air di kamar mandi. Kemudian kakaknya, NC (14) ditemukan tak bernyawa di kamar dengan leher masih terjerat tali. Masih di lokasi yang sama, sang ayah RB (37) ditemukan tewas tergantung.

BACA :  Banjir Genangi Enam Desa di Pandeglang

Kapolsek Balaraja AKP Teguh Kuslantoro kepada wartawan membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Teguh, jajarannya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa yang membuat geger warga itu. Tiga jenazah saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Balaraja untuk pemeriksaan lebih lannut.

“Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Teguh.

Penemuan tiga mayat tersebut, kata Teguh, bermula saat saksi mendengar ada suara ledakan cukup besar di dalam rumah tersebut, hingga akhirnya dia memanggil warga lain untuk mengecek kondisi rumah.

Saat dicek, kondisi rumah ternyata terkunci. Kemudian warga pun sepakat untuk mendobrak hingga didapati adanya setumpuk limbah plastik dalam kondisi terbakar.

Setelah warga berhasil memadamkan api, warga melihat mayat pertama kali yang ditemukan di lokasi adalah NC, kemudian AR dan RB.

BACA :  Kaki Pengendara Nmax di Pandeglang Ini Hancur Setelah Diseruduk Mobil Toyota

Warga sekitar mengaku mendengar suara ribut-ribut sebelum kejadian, namun tak jelas keributan bersumber dari apa.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler