Connect with us

Berita Terbaru

Ribuan Orang Ikut Makamkan Kiai di Banten yang Meninggal Positif Covid-19, Gugus Tugas Rencanakan Rapid Test Massal

Published

on

Rapid test massal di Kecamatan Carita diikuti 170 warga. Semuanya dinyatakan reaktif Covid-19. Rapid test dilakukan menyusul tiga warga di kampung ini dinyatakan positif Covid-19, satu di antaranya bahkan meninggal dunia. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Serang – Ribuan orang di Kota Serang menghadiri pemakaman AM, kiai di Banten, pengasuh pondok pesantren terkemuka di Kota Serang yang meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19, Jumat, 12 Juni 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang Hari Pamungkas mengatakan, prosesi pemakaman yang dihadiri ribuan orang itu telah menerapkan protokol kesehatan.

Meski demikian, kata Heri, tidak menutup kemungkinan Gugus Tugas akan melakukan rapid test massal jika dalam beberapa hari ke depan ada perkembangan yang tak diinginkan.

BACA :  Delapan Aset Milik Kabupaten Tangerang Segera Dilimpahkan

“Apabila ke depannya terjadi hal yang tidak diinginkan, maka melakukan rapid test massal. Dari sisi jenazah dan keamanan jenazah kan sudah memenuhi standar,” katanya saat dihubungi melalui pesan singkat, Jumat malam, 12 Juni 2020.

“InsyaAllah (rapid test massal). Kami lihat pengembangan hasil tracking keluarga erat dulu. Kalau ada pengembangan, mungkin satu wilayah itu akan kami lakukan rapid test,” tegasnya.

Hari menjelaskan pada saat AM berobat di RS Sari Asih Kota Serang pada 7 Juni 2020, yang bersangkutan sudah menjalani rapid test. Hasilnya yakni non-reaktif.

Namun pada 11 Juni 2020 kemarin, diambil sampel swab dan hasil keluar pada 12 Juni dengan terkonfirmasi positif.

BACA :  Pulang Jualan, Pedagang Sembako Dibacok Perampok

“Jadi awal masuk memang sudah dilakukan rapid test. Hasilnya non reaktif. Pada 11 Juni melakukan rapid test, 12 Juni keluar hasilnya positif Covid-19. Tanggal yang sama beliau meninggal dunia,” terangnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler