Connect with us

Berita Utama

Piknik ke Pemandian Air Panas Alam Sari Cisolong saat Pandemi Corona, Balita asal Kota Serang Meregang Nyawa

Published

on

Balita meregang nyawa di Pemandian Air Panas Alam Sari, Cisolong, Pandeglang. FOTO ILUSTRASI: poskotanews.com.

Pandeglang – Suasana suka cita di Pemandian Air Panas Alam Sari, Cisolong, Kabupaten Pandeglang yang nekat beroperasi di tengah pandemi Corona atau Covid-19, mendadak berubah mencekam, Minggu, 14 Juni 2020.

Seorang balita, MDR (4), warga Komplek Tegal Padang, Kelurahan Ranging, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, meregang nyawa saat tengah piknik bersama keluarga di objek wisata tersebut.

Informasi yang dihimpun, korban terpeleset saat duduk di patung macan yang tepat berada di atas sumber mata air panas hingga tercebur ke dalam air berkedalaman kurang lebih sekitar 1,5 meter. Area tersebut sebenarnya khusus dewasa.

BACA :  Hati-hati Ada Drum di Tengah Jalan MH Thamrin Tangerang

“Ya benar, korban berniat turun dari patung namun terpeleset yang akhirnya tecebur ke sumber air panas,” kata Kapolsek Banjar, Iptu Satir.

Teman-teman korban yang melihat insiden itu, langsung teriak meminta tolong. Warga yang ada di lokasi kemudian langsung mengangkat tubuh korban.

“Tidak lama kemudian dua rekannya, berteriak minta tolong ke area ramai yang ada di tempat. Kemudian diangkat, langsung di larikan ke rumah sakit,” jelasnya.

Namun sayang, nyawa bocah itu tak dapat ditolong saat hendak dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Berkah Pandeglang.

“Dalam perjalanan begitu sampai di rumah sakti korban langsung meninggal dunia,” ungkapnya.

Kapolsek menduga ada unsur kelalaian dalam peristiwa nahas tersebut. Oleh karena itu, dalam waktu dekat jajarannya bakal memanggil orang tua korban dan pihak pengola Pemandian Air Panas Alam Sari untuk dimintai keterangan.

BACA :  Kesbangpol Kota Tangerang Sosialisasi Bahaya Narkoba di Tempat Karoke

“Termasuknya, (lalai) karena orang tua tidak mendampingi di tempat pemandian anak-anak itu. Demikian masih kita selidiki lebih lanjut, guna kepentingan untuk penyidikan kita, nanti akan kita panggil orangtua maupun pemilik wisatanya,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler