Connect with us

Berita Terbaru

Ditemukan 48 Jam sejak Hilang di Selat Sunda, Ini Kondisi Tiga dari 10 Nelayan KM Puspita Jaya yang Dihantam Gelombang

Published

on

Setelah 48 jam dinyatakan hilang di Selat Sunda, tiga dari 10 nelayan KM Puspita Jaya yang hihantam gelombang ditemukan di Tanjung Alang-alang. (Istimewa)

Pandeglang – Tiga dari 10 nelayan asal Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang yang hilang setelah Kapal Motor atau KM Puspita Jaya dihantam gelombang di Selat Sunda, Kamis, 18 Juni 2020, ditemukan di Tanjung Alang-alang, Sabtu sore, 20 Juni 2020.

Kasatpol Air Polres Pandeglang, AKP Dwi Hari Bagio Winarko mengatakan, para korban ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB, atau persis 48 jam sejak dilaporkan hilang.

Para korban yang tengah terapung di lautan, kata Dwi, ditemukan oleh KM Duta Samudra yang melintas di Perairan Selat Sunda, persisnya di Tanjung Alang-alang.

BACA :  Antisipasi Bentrokan Warga, Polisi Berjaga di Sukadiri Tangerang

“Mereka ditemukan di Tanjung Alang-alang. Makanya kita langsung berangkat ke sana kita langsung evakuasi, sudah dalam perjalanan menuju ke darat,” kata Dwi, Sabtu, 20 Juni 2020.

Sementara Kepala Basarnas Banten, M. Zaenal Arifin menambahakan, ketiga ornag nelayan yang ditemukan itu bernama Wawan (30), Acuy (35) dan Udi (45). Mereka ditemukan dalam keadaan selamat.

“Alhamdulilah tadi pukul 17.30 kita sudah menemukan tiga orang nelayan yang hilang, kemudian kita evakuasi,” ujarnya.

Menurut Zaenal, para nelayan itu ditemukan dalam keadaan sehat. Meski demikian, para nelayan itu akan menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan kesehatan. Tinggal 7 orang lagi yang masih dilakukan pencarian, besok (Minggu, 21 Juni 2020).Mudah-mudahan bisa ditemukan,” pungkasnya.

BACA :  Label Halal dan Izin Edar Digratiskan

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler