Connect with us

Berita Terbaru

Berat dengan Ongkos Pilkada 2024 Wali Kota Serang Minta Anggarannya Dibikin Bertahap

Published

on

Wali Kota Serang Syafrudin saat mengusulkan dua raperda saat Rapat Paripurna DPRD Kota Serang, Kamis, 25 Juni 2020. Salah satu yang diusulkan adalah soal Dana Cadangan Pilkada 2024.(BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Wali Kota Serang, Syafrudin, mengaku merasa keberatan jika anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada di Kota Serang 2024 dianggarkan sekaligus. Dia ingin anggaran dibuat bertahap melalui dana cadangan Pilkada.

“(Untuk pelaksanaan Pilkada 20204) Jangan sampai 2023 menyiapkan dana sekaligus untuk persiapannya. Akan tetapi, dibuat tiga tahun secara bertahap,” kata Syafrudin kepada awak media.

“Umpamanya uang pemilu ini Rp 60 miliar, dibuat tiga tahun Rp 20 miliar pertahun. Supaya tidak berat,” sambungnya.

BACA :  Buruh Pabrik Cantik yang Tewas Dicekik Kekasih Sempat Malam Jumatan di Apartemen Habitat

Usulan soal Dana Cadangan Pilkada diusulkan Syafrudin melalui rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang, Kamis 25 Juni 2020.

Dalam paripurna tersebut, Syafrudin mengusulkan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah dan Raperda tentang pembentukan dana cadangan pemilihan umum wali kota dan wakil wali kota Serang (Pilkada) 2024.

Syafrudin mengatakan, dengan diusulkannya Raperda pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah sebagai landasan yuridis mengacu pada undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan perubahannya dan Peraturan Perundang-undangan (PP) nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah.

“Tuntutan ini memang harus kita Perda kan. Artinya, penggantian struktur APBD saja. Tapi, kalau pelaksana teknis seperti PPK, PPTK dan Bendahara itu masih sama. Struktur sama hanya keuangannya yang beda,” ungkapnya.

BACA :  Dikirimi Surat, Uji Coba Satu Arah Jalur Perimeter Bandara Soetta Batal

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Terpopuler