Connect with us

BERITA KANDIDAT

Duh, Verfak Syarat Dukungan Krisyanto – Hendra dan Mulyadi – Subhan Terhambat APD

Published

on

Komisioner KPU Pandeglang, Ahmadi saat memberikan keterangan pers. Ia mengaku akan melakukan verifikasi faktual terhadap bakal pasangan calon jalur perseorangan. (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Pandeglang– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang menunda tahapan verifikasi faktual (verfak) dukungan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) perseorangan, yang sedianya akan dilakukan pada tanggal 24 Juni 2020.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Pandeglang Ahmadi menerangkan, penundaan tahapan itu akibat KPU Pandeglang belum memiliki Alat Pelindung Diri (APD). Soalnya KPU harus melengkapi petugas verfak sebanyak 2,034 orang supaya terhindar dari Covid-19 sekaligus meminimalisir temuan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Kami masih menunggu protokol kesehatan APD, yang rencananya hari ini baru akan turun. Nanti akan kita packing dan akan disampaikan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui PPK,” kata Ahmadi, Jumat, 26 Juni 2020.

BACA :  Kunjungan Wisatawan Sepi Gara-gara Corona, Karyawan Pantai Kerang Marina and Resort Isi Waktu dengan Tanam Mangrove

Ahmadi menjelaskan, untuk memperoleh APD, pihaknya harus mengadakan lelang terlebih dahulu. Sebab KPU RI menyediakan anggaran, bukan dalam bentuk fisik langsung.

“Sementara anggaran untuk pengadaan APD turun dari KPU RI, dikita kan harus melakukan proses lelang harus beli dulu APD-nya, jadi tidak cukup satu hari dua hari,” bebernya.

Rencananya KPU akan melanjutkan proses verfak dua Bapaslon, yakni Mulyadi-A. Subhan (Mulus) dan Yanto Krisyanto-Hendra Pranova pada tanggal 28 Juni hingga 12 Juli 2020.

“Pemberitahuan ke Bawaslu sudah kami sampaikan. Proses verifikasi faktual bakal dilakukan selama 14 hari. Dari kurun waktu 14 hari itu, tahapan verfak harus bisa diselesaikan,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah

BACA :  Si Melon Sempat "Hilang" di Pandeglang, Pertamina Langsung Salurkan Ratusan Ribu Tabung dan Minta Agen Menjaga Harga



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler