Connect with us

Berita Utama

Keras! Ulama di Lebak Sepakat Jihad Bela Pancasila dari Komunis

Published

on

Ulama di Lebak saat deklarasi menolak RUU HIP dan siap jihad membela Pancasila. (FOTO Tangkap Layar Video)

Lebak- Ratusan ulama di Kabupaten Lebak menggelar deklarasi menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Mereka menilai RUU HIP berpotensi menghapus Pancasila, melahirkan paham komunisme, dan menimbulkan gejolak sosial serta disintegrasi bangsa.

Dikomandoi Pupu Mahpudin, para ulama yang tergabung ke dalam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak ini mengaku siap berjihad untuk membela Pancasila dari rongrongan paham komunis.

“Kami umat Islam siap berjihad menjaga Pancasila dan NKRI dari rongrongan komunisme dan paham-paham lain yang bertentangan dengan Pancasila,” kata Pupu Mahpudin usai deklarasi di Masjid Agung Al-Araf, Senin, 29 Juni 2020.

BACA :  Juni, Tiga Puskesmas di Lebak Bakal Dibangun

“Tapi kami minta umat islam tenang dan waspada terhadap kebangkitan paham komunisme serta mendesak aparat penegak hukum mengusut siapa saja yang dicurigai membangkitkan paham tersebut,”tambahnya.

Kata Pupu, deklarasi penolakan RUU HIP ini juga sebagai bentuk dukunhan atas maklumat MUI Pusat dan MUI Provinsi se-Indonesia.

“Kita juga menuntut DPR membatalkan RUU HIP dan menghentikan pembahasannya serta mencabutnya dari prolegnas,”katanya.

Hadir dalam acara Sekretariat MUI Lebak di Kompleks Masjid Agung Al-Araf Rangkasbitung, Ketua MUI Lebak KH Pupu Mahpudin dan ketua serta sekretaris MUI dari 28 kecamatan.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler