Connect with us

Berita Pemda

Sejak PSBB Diberlakukan di Tangerang, Bupati Ini Pilih ‘Kerja’ di Pasar Tradisional

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memasangkan pelindung wajah ke Pedagang Pasar Sentiong, Senin, 29 Juni 2020. (Foto: Kominfo Kabupaten Tangerang)

Tangerang – Sejak pembatasan sosial berskala besar atau PSBB pertama diberlakukan 16-31 Mei 2020, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar memilih kunjungan kerja secara berkala ke pasar tradisional di Kabupaten Tangerang.

Pasalnya, pasar diketahui merupakan tempat paling tinggi tingkat penularan Covid-19-nya di Kabupaten Tangerang. Kepada pedagang dan warga yang berbelanja, Zaki tak bosan-bosan mengingatkan agar warga menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Seperti yang dilakukan saat Zaki mengunjungi Pasar Sentiong, Kecamatan Balaraja, Senin, 29 Juni 2020. Dalam kunjungan kerja tersebut, Zaki kembali membagikan masker dan pelindung wajah kepada pedagang dan warga.

BACA :  Jumlah Positif Covid-19 di Indonesia Terus Melambung, HIPMI Sebar 50 APD untuk Tenaga Medis di Lebak

“Kita tidak bosan-bosannya untuk terus mengingatkan kepada pedagang dan pembeli untuk memakai masker dan menjaga jarak,” kata Zaki seperti dilansir laman resmi tangerangkab.go.id.

“Untuk para pedagang wajib menggunakan masker bila melayani pembeli dan wajib mengingatkan kepada pembeli untuk memakai masker,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Zaki tak hanya membagikan masker dan pelindung wajah, tetapi memasangkan APD tersebut kepada sejumlah warga.

Anhar, salah satu pedagang di Pasar Sentiong mengatakan, ia merasa senang dan bangga terhadap kepedulian bupati Tangerang yang mau turun langsung untuk membagi-bagikan masker dan pelindung wajah kepada pedagang.

“Saya melihat semangat dari para pemimpin Kabupaten Tangerang dalam memutus rantai Covid-19 dengan turun ke pasar untuk membagikan masker dan pelindung wajah sekaligus mengingatkan kepada kami untuk selalu memakai masker dan jaga jarak,” tutur Anhar.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan jajaran saat kunjungan kerja ke Pasar Sentiong, Balaraja, Senin, 29 Juni 2020. (Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang)

PSBB di Tangerang yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali diperpanjang Gubernur Banten Wahidin Halim, Minggu, 28 Juni 2020.

BACA :  Generasi Muda Diharap Beri Kontribusi untuk Kota Tangerang

Pemberlakuan PSBB Tahap VI ini, diberikan berbagai catatan dan kelonggaran yang disesuaikan dengan kebutuhan sosial masyarakatnya.

Berdasarkan pantauan jajarannya, kata WH, pasar modern relatif patuh pada protokol kesehatan. Tapi sebaliknya, penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional diketahui belum merata.

“(Penerapan) social distancing dan juga fasilitas cuci tangan yang belum merata. Ada tapi tidak merata atau ada tapi tidak tersosialisasi dengan baik. Jadi pasar tradisional ini, relatif perlu perhatian khusus,” tegasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler