Connect with us

Berita Terbaru

Mendadak 815 Guru di Sepatan Tangerang Di-swab Massal sejak 1-3 Juli 2020, Ada Apa?

Published

on

815 Guru di Kecamatan Sepatan mengikuti tes swab massal selama tiga hari, 1-3 Juli 2020.(FOTO: IKP Diskominfo Kabupaten Tangerang)

Tangerang – Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kecamatan Sepatan menggelar test swab massal terhadap 815 guru di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Test swab massal dilakukan selama tiga hari, 1-3 Juli 2020. Hari pertama rapid test yang bertempat di SDN Sepatan 1 diikuti 306 guru.

Kemudian pada hari kedua tes swab dilakukan di SMPN 1 Sepatan diikuti 318 guru. Jumat ini, 3 Juli 2020 hari terakhir tes swab rencananya akan digelar di SDN 1 Karet dan diikuti 191 peserta.

Mengutip laman resmi tangerangkab.go.id, tes swab massal terhadap para pendidik ini adalah bagian program kerja Satgas Covid-19 Kecamatan Sepatan yang direspons baik PGRI Kecamatan Sepatan.

BACA :  SBY Jadi Ketum, DPC Demokrat Kota Tangerang Dapat Angin Segar

Pada pelaksanaan hari kedua tes swab, Kamis, 2 Juli 2010, selain camat Sepatan terlihat hadir Ketua PGRI Kabupaten Tangerang, Bibing Sudarman; Ketua PGRI Kecamatan Sepatan, Engkur Kurnia; Kapuskesmas Sepatan, dr David Setiawan.

Menurut Dadang, test swab ini juga untuk menyikapi kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun 2020-2021, pada masa pandemi Covid-19. Maka KBM harus mengikuti petunjuk protokol kesehatan.

“Standar operasional prosedur protokol kesehatan Covid-19 mengharuskan sekolah menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan murid diimbau menggunakan masker,” kata Dadang, Kamis, 2 Juli 2020.

Test swab kepada ratusan tenaga pendidik yang terdiri dari guru SD, SMP, SMA dan sederajat, merupakan bagian awal pencegahan penyebaran Covid-19.

BACA :  PBB Dinilai Lamban Atasi Konflik Rohingnya di Myanmar

dr David Setiawan menambahkan, test swab untuk mendiagnosis peserta positif atau negatif Covid-19. 

“Hasil tes swab dikirim ke Dinkes Provinsi Banten untuk diperiksa dengan alat PCR,” ujar dr David.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler