Connect with us

AGENDA PANWASLU

Bawaslu RI Tetapkan Cilegon Wilayah Rawan Konflik pada Pilkada 2020

Published

on

SIDANG AJUDIKASI BAWASLU KOTA CILEGON

Foto Ilustrasi: sidang ajudikasi di Kantor Bawaslu Kota Cilegon.(Banten Hits/ Iyus Lesmana)

Jakarta – Bawaslu RI menetapkan Kota Cilegon sebagai salah satu wilayah yang dianggap rawan konflik saat pelaksanaan Pilkada serentak 2020.

Hal tersebut terungkap pada pemutakhiran indeks kerawanan pemilu yang dilaksanakan Bawaslu RI.

Dikutip BantenHits.com dari vivanews.com, Kota Cilegon memiliki tingkat kerawanan sangat tinggi jika dibandingkan dengan Kabupaten Serang, Pandeglang maupun Kota Tangerang Selatan.

Faktor yang membuat Kota Cilegon paling rawan, adalah banyaknya para bakal calon wali kota dari jalur perseorangan. Juga banyak bakal calon dari partai politik, dengan perilaku kontestan yang berbeda-beda.

Ditambah, petahana akan maju lagi sebagai calon. Maka dari itu, diprediksi suhu politik semakin meningkat.

BACA :  Warga Pandeglang Kepergok Edarkan Upal di Serang; Uang Pecahan Rp50 Ribu dan Rp20 Ribu Disita

Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Siswandi, mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk menekan dan mengantisipasi terjadinya konflik. Dengan meminimalisasi konflik saat penyelenggaraan pilkada.

Ia meminta kepada para pemangku kepentingan dan masing-masing bakal calon yang siap bertarung untuk berlaku sportif, dalam memperebutkan kursi pimpinan di kota baja ini.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler