Connect with us

Berita Terbaru

Tadinya Tak Layak Huni, Rumah Nenek Renta di Cikerai Cilegon ‘Disulap’ Belasan Anggota TNI

Published

on

Sarfiah (80), nenek renta di Cikerai, Kota Cilegon bersama anggota TNI yang merenovasi rumahnya. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Penantian Sarfiah (80) untuk memiliki rumah layak huni selama 4 tahun terakhir akhirnya terjawab sudah.

Rumahnya di Lingkungan Pejaten, Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, tengah direnovasi oleh belasan anggota TNI dalam Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-108 Kodim 0623/Cilegon.

Sarfiah selama ini tinggal sebatang kara di rumah semi permanen berukuran 3 x 4 meter dengan bentuk bangunan kotak persegi dengan dinding batu bata setinggi 1 meter dan triplek. Atapnya terbuat dari asbes.

Rumah Sarfiah tersebut merupakan bangunan yang dibuatkan kerabat Sarfiah, setelah rumahnya hangus terbakar. Rumah kotak itu tak mempunyai dapur dan kamar mandi. 

BACA :  Teruji Jaga Kedaulatan Laut Indonesia, Para Marinir Ini Ternyata Mahir Bangun Rumah Tahan Gempa

“Tadinya numpang. Dia enggak enak numpang terus dibikinin sama keponakannya,” kata, Hamidi salah seorang tetangga Sarfiah saat dikonfirmasi awak media, Sabtu, 4 Juli 2020.

Sebelumnya tinggal di rumah itu, lanjutnya, Sarfiah tinggal bersama suaminya di Kembaran, Kabupaten Serang.

“Suaminya meninggal. Terus rumahnya kebakaran,” jelas Hamidi.

Selain usianya yang sudah senja, kesehatan Sarfiah mengalami gangguan pendengaran sehingga kesulitan berkomunikasi.

.”Telinganya udah kurang mendengar, mungkin karena faktor usia,” ujar Hamidi. 

Hamidi menambahkan, selama 4 tahun, kebutuhan makan sehari-hari nenek Sarfiah berasal dari saudaranya yang tinggal tak jauh dari rumahnya. Ia tinggal sebatang kara dan tak dapat memasak lantaran tak ada dapur.

Komandan Kompi, Kapten Mulyadi mengungkapkan, rumah tak layak huni yang kini tengah direnovasi itu didapati dari hasil survei Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-108 Kodim 0623/Cilegon.

BACA :  Cara Berhijabnya Gak Meyakinkan Banget, Ternyata Ibu Muda Beranak Tiga di Kadu Hejo Pandeglang Ini Pengedar Sabu

Pembangunannya sendiri dilakukan oleh tentara dibantu warga sekitar. Selama pembangunan, nenek Sarfiah diungsikan di rumah keluarganya.

“Kita membangun ini dari hasil survei sebelum TMMD dilaksanakan. Ini bagian dari program kita. Target selesai sampai akhir Juli, karena TMMD ini kan sebulan yah,” tandasnya. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Terpopuler