Connect with us

Berita Terbaru

Air Sungai Cimanis Pandeglang Tiba-tiba Meluap, Bocah Pencari Kerang Hilang Terseret

Published

on

Proses pencarian bocah tenggelam di Sungai Cimoyan

Bocah pencari Kerang dilaporkan terseret arus Sungai Cimanis. FOTO ILUSTRASI: Basarnas, BPBD, dan masyarakat melakukan pencarian terhadap Nuri (8) yang tenggelam di Sungai Cimoyan. Korban ditemukan setelah 24 jam ditelan arus dalam keadaan meninggal dunia. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Rizki (12), bocah pencari kerang, warga Kampung Cimanis, Desa Cimanis, Kecamatan Sobang hilang terseret arus Sungai Cimanis, Minggu, 5 Juli 2020 sekitar pukul 12.00 WIB.

Hingga pukul 21.30 WIB, Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian masih belum menemukan korban.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat peristiwa terjadi Rizki baru selesai mencari kerang sungai bersama rekan-rekannya.

Saat Rizki hendak pulang, tiba-tiba saja air sungai naik hingga membuat Rizki tergelincir dan terbawa arus.

BACA :  Puluhan Pejabat di Pandeglang Belum Laporkan Harta Kekayaan ke Komisi Pemberantasan Korupsi

“Saat terseret rekan korban sempat menolongnya, namun tidak terkejar hingga korban tidak terselamatkan,” kata Ketua Tagana Pandeglang, Ade Mulyana.

Ade mengaku, saat ini masyarakat beserta Basarnas dan BPBD Pandeglang masih melakukan pencarian dengan menyusuri sungai. Namun korban masih belum ditemukan.

“Kami masih melakukan pencarian, kalau nanti enggak ketemu nanti dilanjutkan besok,” ujarnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler