Connect with us

Berita Terbaru

Grafik Penderita Covid-19 di Kabupaten Tangerang Turun, Zaki Langsung Tutup Rumah Singgah Griya Anabatic untuk Hemat Anggaran

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat pesan nasi di sebuah warteg di Pasar Ciung, Kompleks PWS Tigaraksa. (FOTO: Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Tangerang)

Tangerang – Penanganan Covid-19 di Kabupaten Tangerang menunjukan perkembangan yang baik. Terjadi penurunan grafik jumlah penderita Covid-19 secara signifikan.

Bahkan, hingga Sabtu, 4 Juli 2020, 16 kecamatan di Kabupaten Tangerang berhasil menjadi wilayah dengan zero angka positif Covid-19.

Meski demikian, Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar belum menetapkan 16 kecamatan tersebut sebagai zona hijau di Kabupaten Tangerang.

“Untuk sementara hanya info saja (16 kecamatan bebas positif Covid-19). Gak bisa penetapan (status hijau) karena kemungkinan penularan masih ada,” kata Zaki saat dihubungi BantenHits.com, Sabtu, 4 Juli 2020.

BACA :  Mahasiswa Demo Tolak Pertemuan SBY di Bali

Menurut Zaki, melihat grafik penurunan penderita Covid-19 di Kabupaten Tangerang, pihaknya akan segera menutup rumah singgah Covid-19 di Kabupaten Tangerang yakni Griya anabatic per 18 Juli 2020.

“Rumah singgah Anabatic (mulai) tanggal 18 Juli juga ditutup. Karena RSU di Tangerang sudah kosong dan siap menangani pasien Covid-19,” ungkap Zaki.

Penutupan rumah singgah Griya Anabatic, lanjutnya, dilakukan untuk menghemat anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Tangerang.

Dikutip BantenHits.com dari laman resmi Pemkab Tangerang, tangerangkab.go.id, Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang dan Rumah Singgah Griya Anabatic untuk penanganan Covid-19 mengalami lonjakan penurunan pasien Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi.

BACA :  Petani Tuding PT Kalimaya Putih Serobot Tanah di Pulang Sangiang

“Jumlah pasien yang ada di rumah sakit maupun di rumah singgah Anabatic terjadi penurunan pasien yang dirawat atau yang dikarantina. Rata-rata rumah sakit hampir setengahnya kosong atau 50 persen karena sudah terjadi penurunan kasus covid-19 yang signifikan di Kabupaten Tangerang,” terang Hendra, Kamis, 2 Juli 2020.

“Sudah 40 persen penurunan kasus Covid-19 terjadi di Kabupaten Tangerang,” sambungnya.

Terpantau BantenHits.com dalam laman resmi informasi Covid-19 di Kabupaten Tangerang, covid19tangerangkab.go.id yang datanya terakhir diupdate, Jumat, 3 Juli 2020, tiga kecamatan menjadi wilayah dengan angka positif Covid-19 tinggi.

Tiga kecamatan tersebut, yakni Pakuhaji dengan tujuh positif Covid-19, kemudian Kelapa Dua dan Pasar Kemis yang jumlah positif Covid-nya sama 6 orang.

BACA :  Guru Honorer di Pandeglang Tewas Setelah Hantam Mitsubishi L300 saat Akan Berangkat Mengajar

Secara keseluruhan, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang ada 276 orang, dengan rincian 215 sembuh dan 14 orang meninggal.

Sementara, Pasien Dalam Pengawasan
(PDP) berjumlah 671, dengan rincian PDP proses pengawasan 77 orang, PDP sembuh 550 orang, dan PDP meninggal dunia 44 orang.

Kemudian Orang Dalam Pemantauan
(ODP) berjumlah 1.106 orang, dengan rincian ODP proses pemantauan 88 orang, ODP sembuh 1.018 orang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler