Connect with us

Berita Terbaru

Pemkab Serang Bangun Rumah Sakit Kelas D di Tahun 2021; Lokasi di Eks Pasar Kragilan

Published

on

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sachiri. (Istimewa)

Serang- Pemerintah Kabupaten Serang berencana akan membangun rumah sakit (RS) kelas D di Eks pasar Kragilan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sachiri mengatakan pembangunan RS tahap pertama di eks Pasar Kragilan akan dilakukan di tahun 2021.

“Kalau untuk DED (detail engineering design) sudah dibuat oleh Dinas Perkim,”kata Entus usai menerima kunjungan Camat dan Kepala Desa Kragilan di ruang kerjanya.

Usut punya usut, kedatangan camat dan Kades ke gedung putih tidak lain untuk meminta izin akan memanfaatkan lahan bekas pasar Kragilan tersebut untuk lahan parkir maupun lainya. Namun, Entus menegaskan tidak akan mengizinkan, karena pada tahun 2021 mendatang sudah ada rencana pembangunan Rumah Sakit kelas D.

BACA :  Hantam Istri dan Anak Pakai Martil, SL Mengaku Pusing Terlilit Utang

“Kita sampaikan salah satu alasan memindahkan Pasar Kragilan untuk mengurai kemacetan, kalau di izinkan dikelola pihak desa khawatir mengganggu proses awal pembangunan rumah sakit kelas D,” terangnya.

Lebih jauh Entus menjelaskan alasan pemkab Serang membangun RS kelas D di Kragilan karena wilayah tersebut sudah padat penduduk. Jadi untuk mengantisipasi pelayana kesehatan rawat inap tidak hanya ditampung di RSDP tapi perlu tambahan rumah sakit kelas D. 

“Seyogyanya Pemda itu harus memiliki RS kelas D baik di wilayah Serang Timur, Barat, dan Utara menyesuaikan dengan jumlah pendudukan sebanyak 15, juta jiwa. RS kelas D itu fasilitasnya lebih dari Puskesmas,”jelasnya.

Kepala DPKPTB Kabupaten Serang, Irawan Noor membenarkan jika pad atahun 2021 pembangunan RS kelas D tahap awal dilaksanakn tahun 2021.

BACA :  Bagi-bagi Al-Quran di Tempat KKN, STAI Babunajah Menes Ajarkan Pentingnya Kebermanfaatan

“Iya benar, itu menggunakan DAK (Dana Alokasi Khusus),”ujarnya singkat.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler