Connect with us

Berita Utama

PSK di Tangsel Blak-blakan Buka Layanan Pemuas Syahwat di Kosan

Published

on

PSK di Tangsel mengaku layani tamu di kamar kosannya. FOTO ILUSTRASI: Polres Serang Kota membongkar prostitusi dengan layanan threesome yang dilakukan dua wanita di sebuah hotel di JLS Kota Cilegon. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Tangsel – Praktik prostitusi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak lagi berlangsung di tempat-tempat khusus. Hunian pribadi seperti kosan pun kini diduga telah dialihfungsi jadi tempat layanan pemuas birahi.

Dugaan tersebut muncul setelah seorang wanita diduga pekerja seks komersil atau PSK kepergok Satpol PP Kota Tangsel tengah berduaan dengan lelaki yang disebut pengguna jasanya di kamar kosan, Senin, 6 Juli 2020.

Dikutip BantenHits.com dari Kompas.com, peristiwa bermula saat Satpol PP menggelar razia sejumlah rumah kos dan kontrakan di wilayah Serpong Utara, Tangsel. Lima pasangan terjaring dalam razia ini.

BACA :  BKD Kabupaten Pandeglang Tegaskan Belum Ada Kepastian soal Pendaftaran P3K

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry menjelaskan, lima pasangan tersebut ditemukan petugas di rumah kos dan kontrakan wilayah Kelurahan Pakulonan dan Pakujaya.

“Lima pasangan yang bukan suami istri ini kami amankan mereka ke kantor Satpol PP. Dua pasangan dari Pakulonan, tiga (pasangan) dari Pakujaya,” ujar Muksin ketika dikonfirmasi, Senin, 6 Juli 2020.

Dari lima pasangan tersebut, lanjut Muksin, satu orang di antaranya diduga seorang pekerja seks komersial (PSK) yang sedang melayani pelanggannya.

Sementara sisanya merupakan pasangan bukan suami istri yang tengah berpacaran di dalam kamar.

“Memang dari satu pasangan itu yang bersangkutan mengaku sebagai PSK. Jadi si laki-laki itu tamunya dia. Yang empat pasangan lainnya itu pacaran di dalam kamar dan pintu ketutup,” ungkapnya.

BACA :  Curhat Minta Dicarikan Pendamping Hidup, Pemilik Pangkas Rambut di Cilegon Ditemukan Tewas

Menurut Muksin, dalam operasi tersebut, pihaknya juga menemukan sejumlah minuman keras di dalam rumah kos dan kontrakan.

Lima pasangan tersebut sudah dibawa ke kantor Satpol PP untuk didata dan dilakukan pembinaan.

Petugas Satpol PP juga memanggil pihak keluarga para pasangan tersebut untuk melakukan penjemputan.

“Keluarganya kami panggil, baik yang perempuan maupun yang laki-laki, untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut,” kata Muksin.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler