Connect with us

Berita Terbaru

Lima Tahun Kepemimpinan Tatu-Pandji di Kabupaten Serang, Sulap 9.198 Rumah Reot Jadi Layak Huni

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Rumah milik Soleh warga Kampung Pasir Jati, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung mengalami rusak usai diterjang hujan lebat disertai angin kencang. (Dok. BantenHits)

Serang- Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang mencatat 9.198 rumah tidak layak huni (RLTH) telah selesai diperbaiki. Jumlah tersebut merupakan hasil akumulatif sejak tahun 2015 sampai dengan 2020.

Diketahui, di Kabupaten Serang total RTLH berjumlah 13.649 unit sehingga dalam lima tahun terakhir ini hanya tersisa 4.451 RTLH.

Kepala Bidang Tata Bangunan pada Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB), Toni Kristiawan progres perbaikan rutilahu terus mengalami perubahan. Sejalan dengan sinergi program antara pemerintah pusat, Pemprov, Pemkab Serang, infak ASN, Baznas Kabupaten Serang, dan sumbangan pihak swasta.

BACA :  Dua Peleton Brimob Diterunkan Amankan Pilkades di Cipanas dan Malingping

“Keunikan dan keunggulan program perbaikan rutilahu atau RTLH ini, karena ada sinergi para stakeholder. Serta ucapan terima kasih kepada masyarakat yang turut membantu swadaya perbaikan rumah tidak layak huni,” kata Toni melalui siaran pers, Jumat, 10 Juli 2020.

Toni mengungkapkan, sejak akhir 2015, terdapat 13.649 RTLH. Kemudian melalui sinergi program, hingga tahun 2020 akan tuntas perbaikan sebanyak 9.198 RTLH.

“Perbaikan RTLH ini terus berlanjut, masih ada 4.451 RTLH yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Untuk tahun 2020, kata Toni, sumber perbaikan RTLH dari APBD Kabupaten sebanyak 925 unit, APBD Banten 100 unit, APBN (BSPS regular) 1.100 unit, dana Baznas dan CSR 100 unit, dan APBN (BSPS strategis) 320 unit. Total tahun ini diperbaiki 2.545 unit.

BACA :  Jasad Nahkoda Tugboat Motorola 901 Ditemukan

“Jumlah RTLH yang diperbaiki terus berubah, seiring dukungan dari banyak pihak. Termasuk kenaikan bantuan dari APBN,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang Sri Rahayu menambahkan, pihaknya turut bersinergi dalam proses perbaikan RTLH. Terutama untuk rumah yang darurat dan harus disegerakan untuk diperbaiki. 

“Untuk di Kabupaten Serang, ASN turut berinfaq melalui Baznas untuk perbaikan rumah tidak layak huni. Dana infaq ini yang diperuntukan bagi rumah yang harus disegerakan diperbaiki,” ujarnya. 

Perempuan yang akrab disapa Yayuk ini menambahkan, rumah yang harus diperbaiki memang masih banyak.

“Namun dengan sinergi program yang sudah berjalan, proses perbaikan RTLH berjalan cepat,” ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah

BACA :  Hati-hati! Penipuan Kursus Bahasa Buka Pameran di Tangcity dan Metropolis



Terpopuler