Connect with us

Berita Terbaru

Dinkes Pandeglang Diminta Transparan soal Insentif Nakes

Published

on

Pengendara roda dua saat mengikuti rapid test drive thru di Masjid Agung Ar-Rahman yang dilaksanakan Dinkes Banten dan Dinkes Pandeglang. (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Komisi IV DPRD Pandeglang meminta Dinas Kesehatan atau Dinkes Pandeglang, transparan terkait anggaran yang dialokasikan untuk insentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19.

Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, Habibi Arafat mengatakan, tak ada alasan bagi Dinkes merahasiakan atau berdalih tidak tau soal anggaran insentif nakes.

“Tidak ada alasan untuk Dinkes atau Pemda tidak terbuka dalam kaitan anggaran. Karena, bukan rahasia umum lagi. Harus terbuka kepada siapapun, apalagi kaitan penanganan Covid sudah menjadi prioritas, semua harus transparan,” kata Habibi, Sabtu, 11 Juli 2020.

BACA :  Atasi Krisis Air, Pemkab Pandeglang Buat Sumur Bor di 20 Kecamatan

Selain itu, Habibi juga mengingatkan pemerintah untuk segera menyelesaikan regulasi mengenai mekanisme pencairan insentif tenaga medis yang berjuang menangani Covid-19.

“Ini harus sudah menjadi keseriusan Pemerintah Daerah dalam memproses insentif tenaga medis. Karena ini sudah berbicara kemanusiaan, juga mereka sudah beberapa bulan tidak mendapatkan insentif,” ujarnya.

Habibi melanjutkan, untuk mempercepat proses itu, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan dinas terkait, agar insentif yang diperuntukan bagi tenaga kesehatan bisa secepatnya dialokasikan.

“Nanti akan kami tanyakan kepada Dinas Kesehatan. Sejauh mana persiapannya, berapa tenaga medis yang ter-cover dalam insentif tenaga medis itu,” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler