Connect with us

BERITA KANDIDAT

Pernah Tolak Helikopter Prabowo Mendarat, Bupati Pandeglang Kini Ngarep Dukungan sampai Sebut Hubungannya dengan Gerindra Mesra

Published

on

Calon Bupati Pandeglang petahana Irna Narulita berharap Partai Gerindra ikut mendukungnya pada Pilkada Pandeglang 2020.(BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Bakal Calon Bupati Pandeglang petahana, Irna Narulita ‘keukeuh’ akan tetap mengincar Partai Gerindra untuk mengusungnya maju di Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Pandeglang 2020.

Padahal Irna Narulita dan pasangannya Tanto Warsono Arban sudah berhasil “memborong” partai-partai besar, seperti PDIP, Partai Golkar, PKS, Partai Demokrat, dan PAN.

Selain mengincar partai besutan Prabowo Subianto, petahana juga mengincar Partai NasDem. Irna beralasan, ingin kembali mengukir kembali sejarah bersama Gerindra dan NasDem yang pada Pilkada 2015 lalu ada dalam koalisi Irna.

“Tinggal kita menunggu Partai Gerindra dan Nasdem. Semoga bisa bersama-sama lagi, mengukir sejarah dengan membangun Pandeglang bersama-sama,” katanya, Senin, 13 Juli 2020.

BACA :  KPU Kota Tangerang: PPK Harus Kuasai Pengisian Formulir Model C1

Irna mengaku, hubungannya dengan Partai Gerindra selama ini sangat mesra. Hanya saja, keputusan untuk rekomendasi dukungan calon bupati, adanya di Dewan Pengurus Pusat (DPP).

“Selama ini kan mesra banget, cuma tadi keputusanya ada di pusat. Beliau-beliau yang di bawah ini tidak bisa apa-apa,” ujarnya.

Gerindra Godok Dua Calon

Wakil Ketua DPC Gerindra Pandeglang, Bayu Kusuma mengaku, ada dua kandidat Bakal Calon Bupati yang melakukan pendekatan kepada Gerindra seperti Irna Narulita dan Thoni Mukson.

Kedua kandidat itu, kata Bayu sudah merekomendasikan kedua kandidat tersebut kepada DPP.

“Mekanisme Partai Gerinda itu ditentukan oleh pusat. Pada prinsipnya siapa yang ditentukan kita (daerah) ya ikut,” katanya.

BACA :  Gerakan Literasi AGSI Banten; Menyibak Tabir-tabir Sejarah Tak Sebatas di Ruang Kelas

Peta politik Pilkada Pandeglang 2020 sangat ditentukan sikap Partai Gerindra sebagai partai dengan perolehan suara terbanyak di Kabupaten Pandeglang.

Sejauh ini, baru koalisi PKB-PPP yang telah resmi menyuarakan anti-petahana di Pilkada Kabupaten Pandeglang. Dua partai ini menginginkan perubahan di Pandeglang.

Jika flash back pada perhelatan Pilpres 2019, kader Partai Gerindra dan pendukung Prabowo Subianto pernah dibuat kecewa dengan sikap Bupati Pandeglang Irna Narulita.

Saat itu, Irna menolak helikopter Prabowo yang akan mendarat di Alun-alun Pandeglang. Prabowo memilih mengalah. Dia mendaratkan helikopter di Serang, lalu menempuh jalur darat menuju Pandeglang.

Di sepanjang jalan dari Serang-Pandeglang, Prabowo tak henti-hentinya dielu-elukan massa pendukung yang rela keluar rumah menanti kedatangannya.

BACA :  Ancaman Pemecatan Dicuekin, Elit PAN di Cilegon Ramai-ramai Membelot Dukung Ratu Ati Marliati - Sokhidin

Kini, seandainya Partai Gerindra memilih bergabung dengan barisan petahana, maka dipastikan tak bakal ada kekuatan politik yang bisa menandingi koalisi tersebut karena hanya tersisa PPP-PKB yang tegas anti-petahana.

Sebaliknya, jika Gerindra bergabung dengan koalisi PKB-PPP di Pilkada Pandeglang, maka mereka akan menghadapi pasangan petahana di Kabupaten Pandeglang, Irna Narulita-Tanto Warsono Arban.

Irna adalah istri mantan Bupati Pandeglang dua periode Dimyati Natakusuma. Sementara Tanto Warsono Arban adalah menantu mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang kini tengah dibui karena korupsi.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler