Connect with us

Berita Terbaru

28 Kasus Kebakaran di Lebak Dipicu Korsleting Listrik dan Bocor Tabung Gas, Masyarakat Diminta Waspada

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cilegon melakukan pemadaman api di lapak rongsokan.(BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Lebak- Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lebak mencatat terdapat 28 kasus kebakaran sepanjang Januari sampai dengan Juli 2020. Pemicunya didominasi oleh korsleting listrik dan kebocoran tabung gas.

Kasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Lebak, Ana Wahyudin mengatakan dari 28 kasus kebakaran di Lebak terdapat 7 kasus yang tidak tertangani. Penyebabnya karena mereka tidak melapor.

“21 kasus berhasil tertangani, 7 lainnya tidak tertangani karena tidak lapor. Belum lagi medannya pun sulit untuk dijangkau,”kata Ana kepada awak media, Sabtu, 18 Juli 2020.

Pria yang akrab disapa Anong ini juga mengungkapkan kerugian yang muncul akibat beberapa peristiwa kebakaran. Totalnya diperkirakan menembus Rp1,3 miliar.

BACA :  Rano Instruksikan SKPD Copot Baliho Bergambar Dirinya, Deden: Baru Lisan

“Hasil investigasi kami bersama aparat kepolisian pada tahun 2020 ini penyebab kebakaran didominasi oleh korsleting listrik, baik itu disebabkan oleh buruknya instalasi ataupun kelalaian warga,”katanya.

Karenanya, Anong mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi kebakaran kepada tim Damkar Kabupaten Lebak.

“Untuk wilayah Rangkasbitung bisa hubungi 0819 1117 6054 – 0823 1222 8516 sedangkan untuk wilayah selatan nisa menghubungi 0852 8969 6176. Atau Call Center Lebak siaga 112,”imbuhnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler