Connect with us

BERITA KANDIDAT

Ancaman Pemecatan Dicuekin, Elit PAN di Cilegon Ramai-ramai Membelot Dukung Ratu Ati Marliati – Sokhidin

Published

on

Wakil Ketua DPD PAN Cilegon Ubaidillah Tabrani  (tengah) bersama Sekretaris DPD II Partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas. Ubaidillah sebagai elit PAN Kota Cilegon memilih membelot mendukung Ratu Ati Marliati – Sokhidin pada Pilkada Cilegon 2020.(BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Ancaman pemecatan yang dilontarkan pengurus PAN Kota Cilegon terhadap elit partai yang membelot dalam Pilkada Cilegon 2020 rupanya hanya dianggap angin lalu.

Alih-alih akan takut dipecat, jumlah para elit PAN Kota Cilegon yang membelot mendukung pasangan Ratu Ati Marliati – Sokhidin semakin bertambah.

Wartawan BantenHits.com Iyus Lesmana melaporkan, satu persatu elit PAN Kota Cilegon membelot mendukung Ratu Ati Marliati – Sokhidin.

Setelah sebelumnya bendahara DPD PAN Cilegon Rosyid Haerudin yang tegas memilih bersebarangan dengan kebijakan partainya, kini giliran Wakil Ketua DPD PAN yakni Ubaidillah Tabrani yang juga memilih untuk bergabung Ratu Ati Marliati – Sokhidin. 

BACA :  33 dari 43 SMPN di Kota Cilegon Gelar KBM Tatap Muka Perdana Pasca-Pandemi Corona, Ini Penampakannya

Saat dikonfirmasi awak media, Ubaidillah mengungkapkan, ketika DPD PAN Cilegon memilih mengusung Iye Iman Rohiman-Awab pada Pilkada Cilegon 2020, keputusan tersebut membuat dirinya sudah tidak sejalan dengan partai. 

“Ini adalah pilihan hati nurani, hati nurani itu tidak bisa dibohong karena sudah tidak sejalan dengan saya,” ujarnya saat jumpa pers di Gedung DPD II Partai Golkar Cilegon, Rabu, 22 Juli 2020.

Saat disinggung adanya konsekuensi yang bakal ia terima dari partai, secara tegas politisi senior ini mengaku sangat siap jika sewaktu-waktu dipecat oleh partai.

“Kalau PAN mau memberikan sanksi, itu sudah konsekuensi berpolitik, tapi saya siap karena ini adalah pilihan saya pribadi dan tanpa ada paksaan,” tegasnya.

BACA :  Cilegon Lakukan Sterilisasi untuk Imbangi PSBB di Tangerang, Mobil Plat B yang Masuk dari Tiga Akses Tol Diperiksa Ketat

Kembali ia membeberkan jika dirinya bersama Partai berlambang pohon beringin itu telah mempunyai sebuah sejarah yang panjang. Bahkan saat Pilkada lima tahun lalu dirinya dipercaya menjadi ketua pemenangan. 

“Waktu Pak Iman-Edi mencalonkan diri pada Pilkada lima tahun lalu saya juga dipercaya jadi ketua tim pemenangan Ciwandan, jadi sudah punya historis lama sejak PAN berkoalisi,” bebernya.

Di tempat yang sama Sekretaris DPD II Partai Golkar Cilegon, Sutisna Abbas mengungkapkan jika pihaknya menyambut baik dengan bergabungnya Wakil Ketua DPD PAN Kota Cilegon, dengan bergabungnya politisi senior tersebut bisa membawa energi baru bagi pemenangan Ati-Sokhidin. 

“Saya kira ini adalah sebuah energi baru yang kami terima. Karena Pak Ubaidillah adalah salah satu petinggi PAN Cilegon, bahkan beliau adalah salah satu pendiri PAN di Cilegon sejak era reformasi,” tandasnya.

BACA :  DPRD Sebut Keputusan Wahidin Halim Ngutang Rp 4 Triliun ke PT SMI Hanya Akan Membebani APBD

Sebelumnya, menyikapi Rosyid yang membelot, Ketua Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan (POK) PAN Saiful Asas kepada wartawan mengaku akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan.

Menurut Asas, pihaknya secara pribadi menghargai sikap Rosyid yang berbeda dukungan dengan partai. Namun, hal tersebut tentu memiliki konsekuensi sesuai mekanisme partai.

Rosyid sendiri tak bergeming dengan keputusannya. Dia mengaki siap mendapatkan sanksi apapun dari partai karena keputusan politiknya berseberangan dengan keputusan PAN yang mengusung pasangan Iye-Awab.

“Saya siap memenangkan Bu Ati, semaksimal mungkin dan all out,” kata Rosyid, Selasa, 21 Juli 2020.

“Kalaupun harus ada sanksi sesuai mekanisme tidak masalah. Kalau sudah masa kampanye mengajak yang lain kan tidak masalah kalau tidak memaksakan kehendak,” tegasnya. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Terpopuler