Connect with us

Berita Utama

Kebakaran Hebat Melanda Bengkel Milik Tokoh Masyarakat Tepat di Bawah Fly Over Merak, Warga Dengar Dua Kali Benda Meledak

Published

on

Petugas Damkar Cilegon berusaha memadamkan api yang membakar bengkel milik tokoh masyarakat yang posisinya tepat di bawah Fly Over Merak. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Sebuah bengkel milik seorang tokoh masyarakat yang posisinya tepat di bawah Fly Over Merak,  lingkungan Sukajadi, Kelurahan Meraksari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, ludes terbakar, Sabtu petang, 25 Juli 2020.

Irma, warga sekitar sempat mendengar dua kali bunyi ledakan dari lokasi sebelum api berkobar. Lokasi bengkel yang berdekatan dengan permukiman, membuat warga panik berlarian menyelamatkan diri.

“Tadi pak kejadiannya sebelum Magrib. Warga juga sempat berlarian dari tempat tinggalnya untuk menjauh karena kobaran api cukup besar,” ungkapnya. 

BACA :  Petugas Temukan Bekas Jari Penjahat di Rumah Pejabat

“Sempat ada ledakan dua kali. Kita gak tau itu suara apa yang jelas itu bengkel dan pemiliknya juga tinggal di sini gal jauh dari bengkelnya,” terangnya.

Camat Pulomerak, Muhammad Hatta mengungkapkan, kebakaran hebat terjadi sekira pukul 17.40 WIB. Kebakaran pertama kali diketahui oleh salah seorang warga yang berteriak setelah melihat kepulan asap tebal yang berasal dari bengkel. 

“Tadi sore saya menerima laporan dari warga ada kebakaran, terus saya langsung telepon Damkar Cilegon agar dilakukan pemadaman,” ujarnya.

Hatta membeberkan saat terjadi kebakaran, diketahui bahwa pemilik bengkel yakni salah satu tokoh masyarakat setempat, sedang tidak ada di lokasi kebakaran. 

“Belum tau penyebabnya, mudah-mudahan sih gam ada korban. Karena pemliknya sudah keluar dari bengkelnya tadi saya ke sini ada yang telepon,” ucap Hatta.

BACA :  Mahasiswa di Cihara Lebak Harus Empat Kali Naik Turun Gunung untuk Ikut Kuliah Online

Hingga berita ini dipublikasikan pukul 22.00 WIB, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun dilerkirakan pemilik bengkel mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler