Connect with us

Berita Terbaru

Heboh Kemunculan Buaya Berukuran 1 Meter di Kawasan Padat Penduduk Kota Serang; Warga Ungkap Fakta Mengejutkan

Published

on

Buaya berukuran 1 meter muncul di tepian sungai Cibanten, Unyur, Kota Serang. (Istimewa)

Serang- Masyarakat Lingkungan Kidemang, Kelurahan Unyur, Kota Serang dihebohkan kemunculan sesosok buaya muara di tepian sungai Cibanten, Kamis, 30 Juli 2020.

Buaya berukuran 1meter itu ditemukan warga tengah berjemur di atas batu tepi sungai Cibanten.

Koswara salah seorang warga setempat menerangkan bahwa kemunculan buaya di sungai Cibanten, sudah sering terlihat dalam satu tahun terakhir.

“Ada satu tahunan (munculnya buaya). Heran saja di Cibanten ada buaya padahal banyak padat penduduk disini. Kayaknya terbawa banjir, soalnya kalau ada yang sengaja naro disitu ga mungkin,”kata Koswara kepada awak media, Kamis 30 Juli 2020.

BACA :  Ada 6.196 Balita dan Anak di Pandeglang Menderita Stunting, Bupati Ngaku Sulit Menangani karena Anggaran Minim

Ia mengungkapkan bahwa keberadaan buaya di sungai Cibanten lebih dari satu ekor. Koswara juga sempat beberapa kali melihat penampakan buaya dengan ukuran yang berbeda muncul setiap jam 14.00 WIB di tepian sungai.

“Kayaknya ga satu ekor, soalnya beda-beda, yang satu ukurannya sebesar paha, yang satu agak gede,”ungkapnya.

Menurut Koswara, warga beberapa kali berupaya untuk mengevakuasi buaya di Sungai Cibanten. Namun semua itu tidak membuahkan hasil. Bahkan, petugas yang mencoba mengevakuasi pun mengalami nasib serupa.

“Pernah coba nangkap, tapi nihil. Larinya cepet, kehilangan jejak. Ada petugas juga sempet ngecek kesini, tapi tetap nihil, karena buayanya ga menampakkan gitu,” paparnya. 

Koswara mengaku cemas dengan keberadaan buaya di Sungai Cibanten. Mengingat, lokasi terlihatnya buaya dengan aktivitas masyarakat yang sering mandi dan mencuci di sungai hanya berjarak sekitar 500 meter.

BACA :  Didukung Masyarakat, Andika Hazrumy Siap Nyalon Gubernur Banten

Ia berharap agar petugas berwenang bisa segera mengevakuasi buaya tersebut. 

“Khawatir, anak-anak suka mandi sore. Apalagi di Kampung Katulisan, itu yang nyuci di sungai itu banyak. Emang ngenggangu sih enggak, cuma takut ada apa-apa, namanya juga hewan buas,”harapnya.

Hingga berita ini publish BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi pihak terkait.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler