Connect with us

Berita Terbaru

Dua Kajari di Banten Kena Perombakan Besar-besaran Jaksa Agung

Published

on

Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari Lebak, Edy Winarko (kanan) saat blusukan untuk membagikan ratusan paket sembako kepada warga tak mampu. (Istimewa)

Jakarta – Dua kepala kejaksaan negeri atau Kajari di Banten terkena perombakan besar-besaran yang dilakukan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, 28 Juli 2020.

Mereka yang harus meninggalkan wilayah tugas di Tanah Jawara itu yakni, Lebak Edy Winarko dan Kajari Cilegon Andi Mirnawaty.

Edy dimutasi sebagai Asisten Bidang Intelijen pada Kejati Lampung, sementara Andi Mirnawaty dimutasi sebagai Asisten Bidang Pengawasan pada Kejati Sulawesi Tenggara.

Selain dua kajari di Banten, Bayu Adhi Nugroho Arianto, putra mantan Jaksa Agung M Prasetyo juga digeser dari Kajari Jakarta Barat menjadi Kepala Subdirektorat Pertahanan dan Keamanan pada Direktorat Ideologi, Politik, Pertahanan dan Keamanan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung.

Dikutip BantenHits.com dari iNews.id, Burhanuddin merombak pejabat eselon II dan III di lingkungan Kors Adhyaksa. Terdapat 66 kajari yang dimutasi kali ini.

Mutasi dan promosi jabatan tertuang dalam dua Surat Keputusan Jaksa Agung. Pertama, Keputusan Nomor 148 Tahun 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural di Lingkungan Kejaksaan RI. Surat tertanggal 28 Juli ini diteken langsung St Burhanuddin. Dalam keputusan tersebut terdapat 17 pejabat eselon II kejaksaan yang mendapat tugas baru.

Kedua, Keputusan Nomor: KEP-IV-528/C/07/2020 yang diteken Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono atas nama JaksaAgung. Dalam keputusan ini 149 pejabat eselon III dimutasi, termasuk di dalamnya 66 kajari.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono menuturkan, mutasi jabatan merupakan hal biasa. Pergantian pejabat merupakan bagian dari tour of duty dan tour of area.

“Betul SK Jaksa Agung terkait adanya mutasi promosi dan maupun mutasi yang sifatnya penyegaran,” kata Hari, Jumat, 31 Juli 2020.

Berikut 66 kajari yang dimutasi:

1. Kajari Palembang Asmadi, dimutasi sebagai Kepala Bidang Program dan Evaluasi pada Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejagung.

BACA :  Kekerasan Anak di Kabupaten Tangerang Didominasi Kejahatan Seksual

2. Kajari Kendal M Ilham Samuda, dimutasi sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati NTT.

3. Kajari Empat Lawang Ronaldwin, dimutasi sebagai Kajari Kendal.

4. Kajari Flores Asbach, dimutasi sebagai Kajari Empat Lawang.

5. Kajari Kota Tasikmalaya Lila Agustina, dimutasi sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Umum pada Kejati DKI Jakarta.

6. Kajari Kota Bandung Nurizal Nurdin, dimutasi sebagai Inspektur Muda Intelijen dan Tindak Pidana Khusus pada Inspektorat II Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung.

7. Kajari Banjar Muji Martopo, dimutasi sebagai Asisten Bidang Intelijen pada Kejati Maluku.

8. Kajari Morowali Hartadhi Christianto, dimutasi sebagai Kajari Banjar.

9. Kajari Asahan Rahmad Purwanto, dimutasi sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Umum pada Kejati Maluku.

10. Kajari Lembata Aluwi, dimutasi sebagai Kajari Asahan.

11. Kajari Pidie Efendi, dimutasi sebagai Kepala Subdirektorat Pengembangan Sumber Daya Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung.

12. Kajari Aceh Tamiang Irwinsyah, dimutasi sebagai Kepala Bidang Database dan Pertukaran Informasi pada Pusat Pemulihan Aset Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejagung.

13. Kajari Tanjung Perak Wagiyo, dimutasi sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejati Kepulauan Riau.

14. Kajari Langkat Wahyu Sabrudin, dimutasi sebagai Kajari Tanjung Perak, Surabaya.

15. Kajari Humbahas Iwan Ginting, dimutasi sebagai Kajari Langkat.

16. Kajari Bengkayang Martinus, dimutasi sebagai Kajari Humbahas.

17. Kajari Timor Tengah Selatan Fachrizal, dimutasi sebagai Kajari Bengkayang.

18. Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo, dimutasi sebagai Asisten Bidang Intelijen pada Kejati Sumatera Utara.

19. Kajari Pamekasan Teuku Rahmatsyah, dimutasi sebagai Kajari Medan.

20. Kajari Kediri Muhammad Rohmadi, dimutasi sebagai Asisten Bidang Intelijen pada Kejati Aceh.

21. Kajari Nagan Raya Sri Kuncoro, dimutasi sebagai Kajari Kediri.

22. Kajari Cirebon Tommy Kristanto, dimutasi sebagai Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejagung.

23. Kajari Sumba Timur Setyawan Nur Chaliq, dimutasi sebagai Kajari Cirebon.

BACA :  Besok, Warga Pandeglang Gelar Salat Gerhana di Masjid Ar-Rahman

24. Kajari Palangkaraya Zet Tadung Allo, dimutasi sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejati Sumatera Selatan.

25. Kajari Tasikmalaya Sri Tatmala Wahanani, dimutasi sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Umum pada Kejati Bengkulu.

26. Kajari Paser M Syarif, dimutasi sebagai Kajari Tasikmalaya.

27. Kajari Way Kanan Mochammad Judhy Ismono, dimutasi sebagai Kajari Paser.

28. Kajari Indragiri Hilir Susilo, dimutasi sebagai Kajari Way Kanan.

29. Kajari Batam Dedie Tri Hariyadi, dimutasi sebagai Kepala Subdirektorat Pemantauan pada Direktorat Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung.

30. Kajari Kendari Said Muhammad, dimutasi sebagai Kepala Subdirektorat Kepabeanan, Cukai dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada Direktorat Upaya Hukum Luar Biasa, Eksekusi dan Eksaminasi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejagung.

31. Kajari Lhokseumawe Muhammad Ali Akbar, dimutasi sebagai Kepala Subdirektorat Sumber Daya Alam dan Agraria/Tata Ruang pada Direktorat Ekonomi dan Keuangan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung.

32. Kajari Purbalingga Riza Faisol Ritonga, dimutasi sebagai Asisten Bidang Pengawasan pada Kejati Bali.

33. Kajari Kepahian Lalu Syaifuddin, dimutasi sebagai Kajari Purbalingga.

34. Kajari Lebak Edy Winarko, dimutasi sebagai Asisten Bidang Intelijen pada Kejati Lampung.

35. Kajari Bangli Nur Handayani, dimutasi sebagai Kajari Lebak.

36. Kajari Grobogan Yunitha Arifin, dimutasi sebagai Kepala Subdirektorat Pendapat Hukum pada Direktorat Petimbangan Hukum Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung.

37. Kajari Kotabaru Haryoko Ari Prabowo, dimutasi sebagai Kajari Grobogan.

38. Kajari Blora I Made Sudiatmika, dimutasi sebagai Asisten Bidang Pengawasan pada Kejati NTB.

39. Kajari Luwu Timur Yohanes Avilla Agus Aswanto, dimutasi sebagai Kajari Blora.

40. Kajari Tebo M Yusuf Tangai, dimutasi sebagai Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejati Sumatera Barat.

41. Kajari Rembang Riyadi Bayu Kristianto, dimutasi sebagai Asisten Bidang Pengawasan pada Kejati Gorontalo.

42. Kajari Subang Muhammad Ihsan, dimutasi sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Umum pada Kejati NTT.

43. Kajari Kolaka Taliwondo, dimutasi sebagai Kajari Subang.

BACA :  Polisi Periksa Keluarga Nasir Jawara Pakuhaji yang Dibawa Pulang dalam Kondisi Tewas

44. Kajari Luwu Utara Indawan Kuswadi, dimutasi sebagai Kajari Kolaka.

45. Kajari Batu Sri Heny Alamsari, dimutasi sebagai Asisten Bidang Pembinaan pada Kejati Jambi.

46. Kajari Kabupaten Gorontalo Supriyanto, dimutasi sebagai Kajari Batu.

47. Kajari Cilegon Andi Mirnawaty, dimutasi sebagai Asisten Bidang Pengawasan pada Kejati Sulawesi Tenggara.

48. Kajari Kudus Rustiningsih, dimutasi sebagai Asisten Bidang Pembinaan pada Kejati DIY.

49. Kajari Tanjung Jabung Barat Tri Joko, dimutasi sebagai Kajari Kudus.

50. Kajari Jayawijaya Togar Rafilion, dimutasi sebagai Kajari Tanjung Jabung Barat.

51. Kajari Depok Yudi Triadi, dimutasi sebagai Kepala Bagian Reformasi dan Birokrasi pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejagung.

52. Kajari Badung Hari Wibowo, dimutasi sebagai Kepala Bagian Kepangkatan pada Biro Kepegawaian Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejagung.

53. Kajari Sorong I Ketut Maha Agung, dimutasi sebagai Kajari Badung.

54. Kajari Kota Bogor Bambang Sutrisno, dimutasi sebagai Kepala Bagian Pengelolaan Data pada Biro Perencanaan Jaka Agung Muda Bidang Pembinaan Kejagung.

55. Kajari Makassar Nurni Farahyanto, dimutasi sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung.

56. Kajari Bandar Lampung Yusna Adia, dimutasi sebagai Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum pada Direktorat Perdata Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejagung.

57. Kajari Magetan Muhammad Rizal Sumadiputra, dimutasi sebagai Asisten Bidang Pembinaan pada Kejati Aceh.

58. Kajari Lombok Tengah Ely Rahmawaty, dimutasi sebagai Kajari Magetan.

59. Kajari Klungkung Otto Sompotan, dimutasi sebagai Kajari Lombok Tengah.

60. Kajari Kota Banjar Gunadi, dimutasi sebagai Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejati Kalimantan Timur.

61. Kajari Wakatobi Ade Hermawan, dimutasi sebagai Kajari Kota Banjar.

62. Kajari Jakarta Barat Bayu Adhinugroho Arianto, dimutasi sebagai Kepala Subdirektorat Pertahanan dan Keamanan pada Direktorat Ideologi, Politik, Pertahanan dan Keamanan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung.

63. Kajari Madiun Dzakiyul Fikri, dimutasi sebagai Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada Kejati Riau.

64. Kajari Gianyar Agung Mardiwiboso, dimutasi sebagai Kajari Madiun.

65. Kajari Tabanan Ni Wayan Sinaryati, dimutasi sebagai Kajari Gianyar.

66. Kajari Bengkulu Ni Made Herawati, dimutasi sebagai Kajari Tabanan.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler