Connect with us

Berita Utama

Ngeri! Masih Pandemi Covid-19 Penumpang Ditumpuk dalam Pesawat Lion Air Tujuan Yogyakarta

Published

on

Pesawat Lion Air

Pesawat Lion Air. (Dok. BantenHits.com)

Tangerang – Penumpang pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 554 dari Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang tujuan Yogyakarta, harus terbang dengan perasaan was-was, Jumat, 31 Juli 2020.

Pasalnya, dalam penerbangan tersebut tak lagi diberlakukan jarak aman antar penumpang atau physical distancing, karena penumpang ditumpuk berdempetan.

Dikutip BantenHits.com dari SindoNews.com, seluruh kursi di dalam pesawat terisi penuh, padahal maskapai pesawat terbang di Indonesia diperkenankan hanya bisa membawa penumpang hingga 70 persen saja dari total kapasitasnya selama pandemi Covid-19.

Walaupun seluruh penumpang diberikan pelindung wajah dan penumpang wajib menggunakan masker, namun penumpukan penumpang di dalam pesawat membuat penumpang was-was.

BACA :  PKS Lebak Sumbang Material Bangunan untuk Korban Gempa

Seorang penumpang dari Jakarta dengan tujuan Yogyakarta, Dian mengaku khawatir dengan kondisi itu.

Dian mengatakan, dengan kondisi penumpang yang full di dalam pesawat dikhawatirkan akan terjadi klaster baru penyebaran Covid-19 dalam penerbangan yang tidak memperhatikan sistem physical distancing di dalam pesawat selama penerbangan.

“Kalau setahu saya, selama pandemi ini, ada aturan baru yah, maskapai penerbangan mengatur sistem jarak aman setiap kali penerbangan. Tapi kali ini yang saya lihat berbeda. Seluruh kursi penuh (full) oleh penumpang. Yah bukan berarti penumpang sudah diberikan masker pelindung wajah, dan penumpang diwajibkan menggunakan masker hidung dan mulut, lalu sistem jarak aman (physical distancing) di dalam pesawat selama penerbangan tak berlaku. Ini bisa picu klaster baru loh,” ungkap Dian.

BACA :  Pemkab Tangerang Desak Pemprov Banten Perbaiki Jalan Raya Legok-Parung Panjang

Menurut Dian, dirinya tak dapat lagi membatalkan penerbangan kali ini, karena urusan mendadak di Yogyakarta.

Dirinya pasrah dengan kebijakan maskapai yang hanya berpikir untung tanpa memikirkan kesehatan dan keselamatan konsumen atau penumpang.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro belum merespons upaya konfirmasi yang diajukan BantenHits.com lewat WhatsApp, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Dalam beberapa kali keterangan tertulis yang disampaikan kepada BantenHits.com sebelumnya, Danang memastikan Lion Air berkomitmen mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Serta berupaya agar tidak menyebabkan penyebaran Covid-19.

“Sebagai langkah preventif dan antisipasi pencegahan penyebaran dampak wabah corona virus (Covid-19), Lion Air Group mengimplementasikan pengaturan jarak aman antar tamu atau penumpang (physical distancing) dalam operasional penerbangan,” kata Danang dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.

BACA :  Pangdam III/Siliwangi Pastikan TNI Netral di Pilkada Serentak Banten

“Ini kesungguhan dan upaya dalam mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first),” sambungnya.

Menurut Danang, sistem pengaturan jarak untuk seluruh penumpang diimplementasikan dengan pengaturan nomor kursi saat melakukan pelaporan (check-in), baik penumpang yang melaksanakan check-in di meja pelaporan (check-in counter), web check in, maupun fasilitas pelaporan mandiri (self-check-in) yang tersedia di bandar udara.

“Dengan pengaturan nomor kursi saat check-in, maka terdapat jarak antar penumpang saat duduk di dalam pesawat,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler