Connect with us

Berita Utama

Ngeri! Limbah Berbahaya Diam-diam Dibuang dari Taman Tekno BSD City ke Sungai Cisadane lewat Saluran Rahasia

Published

on

DLH Kota Tangsel memastikan kawasan pergudangan Taman Tekno BSD City telah mencemari Sungai Cisadane. FOTO Ilustrasi limbah pabrik: Google.

Tangsel – Kawasan Taman Tekno BSD City, diam-diam membuang limbah berbahaya melalui saluran rahasia berupa gorong-gorong yang terhubung ke Jaletreng Riverpark, Taman Kota 2 BSD hingga mengalir ke Sungai Cisadane.Praktik culas tersebut terendus Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Namun, belum dipastikan apakah temuan ini akan diproses hukum atau tidak.

Dikutip BantenHits.com dari SindoNews.com, DLH Kota Tangsel memastukan kawasan Taman Tekno BSD City telah mencemari air Sungai Cisadane.

Selain membuang limbah ke Sungai Cisadane, kawasan Taman Tekno BSD City juga diduga melanggar izin operasional wilayah dari kawasan pergudangan nonpolutan menjadi kawasan industri berpolutan.

BACA :  KLH Uji Emisi Ratusan Kendaraan di Ruas Jalan MH. Thamrin Cikokol

Kepala Seksi Pengawasan dan Pembinaan Lingkungan DLH Kota Tangsel Tedy Krisna mengatakan, Taman Tekno merupakan kawasan nonpolutan atau tidak berlimbah. Di sana seharusnya hanya untuk pergudangan.

“Boleh ada perusahaan, tetapi nonpolutan. Boleh ada polutan, tapi harus dikelola sendiri limbahnya,” tegasnya di Serpong, Tangsel, Minggu, 2 Agustus 2020.

Menurut dia, pengelola kawasan pergudangan Taman Tekno harus bertanggungjawab terhadap pelanggaran tersebut. Apalagi pelanggaran ini bukan yang pertama, tapi kesekian kalinya.

“Kawasan Taman Tekno khusus kawasan pergudangan. Tidak boleh ada yang melakukan produksi di sana. Tapi, dengan berjalannya waktu, pemangku kepentingan di sana mengabaikan hal tersebut,” ujar Tedy.

Belum ada keterangan dari manajemen BSD City atau pengelola Taman Tekno BSD City terkait hal ini. BantenHits.com masih berupaya melakukan konfirmasi.

BACA :  Wali Kota Serang Beli Mobil Dinas Rp 1,6 Miliar, Ternyata 30 Persen Warganya Masih BAB di Kebun

Dalam laman sinarmasland.com seperti terpantau BantenHits.com, Senin, 3 Agustus 2020, Taman Tekno BSD City berdiri di atas lahan 2,3 hektar.

“Taman Tekno BSD City memberi investor dan penyewa opsi gudang yang dapat berfungsi sebagai ruang pamer atau kantor. Kompleks baru ini, sebuah gudang multi guna fase 7 yang mengesankan, dibangun di atas tanah seluas 2,3 hektar,” demikian tertulis di laman itu.

Laman tersebut juga menjelaskan, Taman Tekno BSD City terletak di kawasan industri BSD City dan hanya berjarak 100 meter dari gerbang utama.

“Kesederhanaannya, namun fungsi multifungsi, telah menempatkan produk fase gudang 7 di kelas sendiri di daerah Tangerang sekitarnya,” jelasnya.

“Didukung oleh infrastruktur tingkat pertama, menyediakan layanan untuk semua kebutuhan industri, Pergudangan Taman Tekno menyediakan jalan beton untuk aksesibilitas truk tugas berat, listrik yang terpelihara dengan baik, air, serta layanan telepon dan pasokan,” lanjutnya.

BACA :  Driver Grab Perkosa Siswi SMP di Tangerang

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler