Connect with us

Berita Terbaru

Menjamur dan Nekat Beroperasi Meski Tak Kantongi Izin, SPBU Mini Indomobil di Lebak Ditutup Paksa Pemerintah

Published

on

Satpol PP Lebak saat melakukan penutupan paksa SPBU Mini Indomobil di Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak karena tak memiliki izin. (Istimewa)

Lebak- Keberadaan SPBU Mini Indomobil menuai protes masyarakat. Pasalnya, keberadaannya yang menjamur di Kabupaten Lebak disebut-sebut belum memiliki izin.

Informasi diperoleh BantenHits.com, SPBU Mini Indomobil telah menyebar dari Kota Rangkasbitung sampai dengan wilayah Lebak Selatan. Kabarnya, di Bumi Multatuli terdapat 15 sampai 30 SPBU Mini Indomobil yang rampung dibangun dan mulai beroperasi.

Bucek, salah satu Aktivis Lebak Selatan menerangkan di Kecamatan Malingping terdapat di tiga titik masing-masing Desa Sukamanah, Pagelaran dan Desa Malingping Selatan.

Bucek mengaku tak sedikit menerima pertanyaan dari masyarakat tentang keberadaan Indomobil. Mengingat keberadaannya berbeda dengan Pom mini ataupun SPBU lainnya.

BACA :  Pernah Ditolak MUI saat Jabat Kapolda di Tanah Kelahiran Ma'ruf Amin, Mantan Ajudan Jokowi Calon Kuat Kabareskrim

“Kita hanya mempertanyakan legalitasnya saja, ini sudah punya izin atau belum? Uji Teranya bagaimana?. SPBU ini menjual bahan bakar jenis apa? Karena disitu hanya tercantum Gasoline Rp9100/liter,”kata Bucek kepada BantenHits.com, Jumat, 6 Agustus 2020.

“Yang bikin khawatir adanya kabar bahawa di beberapa kota SPBU ini banyak yang ditutup oleh Pemda atau pihak terkait, karena itu disini marak pun perlu kita pertanyakan,”tambahnya.

Terpisah Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, Yosep M Holis membenarkan SPBU mini Indomobil belum memiliki izin.

“Yang masuk dan berproses ada beberapa. Tapi belum keluar izinnya,”kata Yosep.

Menurut Yosep, DPMPTSP sendiri telah melayangkan teguran kepada Indomobil yang ditembuskan langsung ke Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

BACA :  Operasi Patuh Jaya 2013 Dimulai

“Saya harap pengusaha mematuhi aturan yang berlaku, agar investasi yang berkualitas benar-benar terwujud. Pengusaha untung aman dan nyaman, masyarakat mendapat manfaat dan ada pemasukan PAD untuk pemda,”tandasnya.

Ditutup Satpol PP

Dilain pihak Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi Ketertiban Umum Bidang Trantibum, Anna Wakhyudian mengaku telah melakukan penutupan beberapa SPBU mini Indomobil di wilayah perkotaan. Seperti di Cibadak, Kalanganyar dan dan Warunggunung.

“Hari ini kita tutup SPBU Mini Indomobil di Tiga Kecamatan. Sisanya menyusul. Selama tidak ada izin akan kita tindak tegas,”katanya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
1 Comment

1 Comment

  1. Fariz Hermawan

    09/08/2020 at 14:27

    Lucu banget itu aktivis bilang “SPBU ini menjual bahan bakar jenis apa? Karena disitu hanya tercantum Gasoline Rp9100/liter”

    Lha itu kan udah jelas nama produknya Gasoline yang dimana itu adalah bensin dengan kadar oktan 92. Udah dicantumkan juga di situ Ron 92. Gak tau? Itu sama dengan Pertamax kalau belinya di Pertamina.

    Jadi aktivis pinteran dikit napa deh biar gak malu-maluin 😂

    I.M.O daripada beli bensin eceran Pertalite yang kisaran harganya kira-kira 9000/liter mending beli Gasoline karena tinggal tambah 100 perak udah dapet oktan 92 😂. Jadi tau kan kenapa SPBU Indomobil ini bentuknya keci?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler