Connect with us

Berita Terbaru

Masih Mau Keluyuran Ngga Pakai Masker di Lebak? Siap-siap Bernasib Seperti Ini

Published

on

Sejumlah masyarakat saat dilakukan pendataan sebelum menerima sanksi sosial karena keluyuran di fasilitas umum tak pakai masker. (Istimewa)

Lebak- Sejumlah masyarakat di Kota Rangkasbitung diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kabupaten Lebak, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Bukan tanpa alasan, mereka yang didominasi kaula muda itu kepergok petugas keluyuran di fasilitas umum tanpa mengenakan masker.

Padahal pemerintah tengah menerapkan uji coba peraturan bupati (Perbup) nomor 28 tahun 2020 tentang pedoman adaptasi kebiasaan baru.

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi Ketertiban Umum Bidang Trantibum, Anna Wakhyudian terpaksa mengamankan masyarakat yang masih bandel tak mengenakan masker.

Ia mengaku memberikan beberapa kategori sanksi untuk masyarakat yang abai protokol kesehatan.

BACA :  Digadang-gadang Jadi Cawagub Banten hingga Jabat Asisten Deputi Menkopolhukam, Ini Sederet Karir Jenderal TNI yang Ditangkap Densus 88

“Sanksinya sih masih berupa sanksi sosial. Seperti bersih-bersih, Nyanyi Lagu Indonesia Raya dan menalar Pancasila,”kata Anna kepada BantenHits.

“Kalau yang melawan kita tak segan kasih sanksi push up. Yang jelas selama uji coba ini hanya sanksi sosial non denda,”tambah pria yang akrab disapa Anong ini.

Anong berharap agar masyarakat bisa sadar dan menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan Perbup nomor 28 tahun 2020.

“Gunakan masker selalu, semuanya dimulai dari kita sendiri. Semoga kita semua terbebas dari Covid-19,”imbuhnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler