Connect with us

Berita Utama

RSUD Labuan Milik Pemprov Banten Dibiarkan Terbengkalai di Pandeglang, PKL Manfaatkan untuk Raup Keuntungan

Published

on

RSUD Labuan milik Pemprov Banten dibiarkan terbengkalai. Sejumlah PKL memanfaatkan untuk berjualan. (BantenHits.com/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) memanfaatkan bangunan Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Labuan, Kecamatan Labuan yang bertahun-tahun terbengkalai.

Alasannya, tempat yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang, yakni di Plaza Labuan dan gedung Shelter Tsunami tak cukup untuk merelokasi kurang lebih sekitar 235 PKL.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin tak melarang para PKL mendirikan lapak di lahan bekas gedung RS Labuan tersebut. Karena para PKL menempati itu hanya sementara.

“PKL yang menempati lahan RS Labuan sifatnya sementara, sebelum ada lokasi lain untuk menempatkan PKL itu,” kata Fery, Jumat, 14 Agustus 2020.

BACA :  Gempa Kembali Guncang Lebak, Terjadi Dua Kali

Menurut Fery, para PKL itu juga sudah menyadari bahwa mereka tak akan lama disana. Apalagi, jika RS milik Pemerintah Provinsi Banten itu difungsikan kembali.

“Ada surat pernyataan juga, kalau difungsikan lagi mereka siap pindah,” ujarnya.

Fery mengaku, Pemkab Pandeglang juga masih mencari lahan yang memadai agar para PKL bisa berjualan dengan nyaman, tanpa harus memikirkan lokasi.

“Kita sedang cari, sedang kita siapkan. Saat mereka pindah, pindahnya ke lahan yang kami siapkan,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler