Connect with us

Berita Utama

Gubernur Banten Sewot KBM Tatap Muka Sudah Digelar di Kota Serang dan Lebak, Kepala Daerahnya Dikirimi Surat

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Gubernur Banten, Wahidin Halim saat memberikan keterangan pers usai membuka kegiatan MTQ XVII Tingkat Provinsi Banten, di halaman Masjid Raya Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Senin, 10 Agustus 2020. (BantenHits.com/Mursyid Arifin)

Serang- Gubernur Banten, Wahidin Halim mengaku tak sepakat jika ada Kabupaten/Kota di Banten melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka di tengah Pandemi Covid-19. Terlebih jika tidak ada kajian dan sarana dan prasarana yang tak menunjang.

Baca Juga: Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Bertambah, Enam Sekolah di Lebak Tetap Gelar KBM Tatap Muka Hari Ini

Hal itu jelas bertolak belakang dengan keputusan Pemerintah Kota Serang dan Kabupaten Lebak yang telah melakukan KBM Tatap Muka pada Selasa, 18 Agustus 2020.

BACA :  Tahun Ini, Kampung Haji di Tangerang Mulai Dibangun

“Kaji dulu! Gurunya harus diswab (skrinning Covid-19, red), fasilitasnya, termasuk juga sistem dan kurikulumnya,”kata Wahidin usai Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Wilayah Banten 2020, di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Selasa, 18 Agustus 2020.

Menurutnya, situasi saat ini merupakan kondisi abnormal. Pemerintah juga tidak sengaja melakukan pembelajaran jarak jauh.

Kondisi ini sama halnya ketika tahun 1966. Di mana Wahidin mengaku harus belajar di rumah karena kondisi politik.

“Jangan sampai berdampak. Bukan pembodohan,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Serang Mulai Uji Coba KBM Tatap Muka; Peserta Didik Terpapar Virus Bukan Tanggungjawab Sekolah

Mantan Walikota Tangerang itu mengaku akan menindaklanjuti dengan berkirim surat kepada bupati/walikota yang telah mengijinkan kelas tatap muka tentang kesiapannya.

BACA :  Hiswana Migas Bagikan Takjil di Kota Serang

“Kalau kita tidak taat, ini kan kebijakan nasional. Untuk SMA, SMK, dan SKh yang menjadi kewenangan Provinsi Banten kemungkinan dibuka pada bulan Desember,” cetusnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler