Connect with us

Berita Terbaru

Prajurit TNI Ramai-ramai Terjun ke Pasar Induk Rau untuk Karya Bakti, PKL Langsung ‘Angkat Kaki’

Published

on

Wali Kota Serang Syafrudin saat meninjau pelaksanaan Karya Bakti yang diselenggarakan Kodim 0602 Serang. (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang- Kodim 0602 Serang menggelar karya bakti di Pasar Induk Rau, Rabu, 19 Agustus 2020. Tujuannya untuk membersihkan salah satu pasar terbesar di Ibukota Banten ini.

Selain bersih-bersih, Karya Bakti ini juga merupakan salah satu cara untuk menertibkan Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membandel dengan menggelar lapak di badan jalan.

Faktanya, Karya Bakti yang menerjunkan anggota TNI ini berhasil membuat para PKL tertib. Mereka langsung angkat kaki dan tak lagi berjualan di badan jalan.

Hal itu terungkap saat Wali Kota Syafrudin meninjau langsung pelaksanaan Karya Bakti yang berlangsung sejak 13 Agustus 2020.

BACA :  BPK Temukan Biaya Perawatan Kendaraan Pejabat Pandeglang yang Janggal, Fortuner Diesel Ganti Busi dan Koil

Ia menerangkan suasana Pasar Induk Rau saat ini sudah berbeda dengan sebelumnya. Di mana para Pedagang Kaki Lima (PKL) sudah tidak berjualan di sepanjang jalan lingkar Pasar Induk Rau.

“Karya bakti ini selain melakukan membersihkan sampah, juga menertibkan PKL. Alhamdulilah keadaannya sudah berbeda dengan bulan kemarin,” kata Syafrudin kepada awak media, Rabu 19 Agustus 2020.

Orang nomor satu di ibukota Banten ini juga menegaskan kedatangannya ke Pasar Rau untuk menemui manajemen PT Pesona Banten Persada yang tak lain pengelola pasar rau.

Namun, pertemuan yang rencananya akan menbahas soal PAD itu batal karena pihak pimpinan PT Pesona Banten Persada berhalangan hadir.

BACA :  RSUD Kota Tangerang Buka Layanan Konsultasi Kesehatan Gratis di Festival Cisadane

“Kami akan jadwalkan ulang dalam rangka perbaikan PAD, kemudian penataan Pasar Induk Rau,” jelasnya.

Lebih jauh Syafrudin menjelaskan berdasarkan MoU bahwa Pemkot Serang akan menerima 20 persen dari penghasilan. Namun, faktanya berdasarkan laporan dari instansi terkait pengelola hanya setor Rp15 juta setiap bulan.

“Jadi sangat jauh sekali yang disetorkan, kalau itung-itungan dari parkir saja yang kita pihak ketigakan Rp 1,5 miliar setahun, itu belum pengelolaan yang lain, belum salaran. Itu masih jauh yang setoran yang dilakukan PT Pesona Banten Persada,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler