Connect with us

Berita Terbaru

Dapat Penghargaan dari Menteri Agama, Ratu Tatu Blak-blakan soal Perintah Orangtua untuk Bantu Pesantren

Published

on

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah berpidato saat silaturahmi keluarga besar KH Muhammad Thohir dengan KH Tb Sochib di Desa Pelamunan, Kramatwatu, Kabupaten Serang, Kamis, 20 Agustus 2020.(istimewa)

Serang – Belum lama ini, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah diganjar penghargaan oleh Menteri Agama RI, Fachrul Razi atas dedikasi selaku kepala daerah dalam program serta pembangunan kehidupan keagamaan di Kabupaten Serang.Perhatian Tatu terhadap pondok pesantren, serta kedekatan dengan para ulama ternyata bukan tanpa sebab. Orangtua Ratu Tatu, Tb Chasan Sochib ternyata mengamanatkan kepada anak-anaknya untuk peduli terhadap pembangunan bidang keagamaan.

Hal itu diungkapkan Tatu di sela-sela silaturahmi keluarga besar KH Muhammad Thohir dengan KH Tb Sochib di Desa Pelamunan, Kramatwatu, Kabupaten Serang, Kamis, 20 Agustus 2020.

BACA :  Digagas Era Ratu Atut Chosiyah, Simpang Susun Cikande Diresmikan Andika Hazrumy

“Sebelum keluarga kami masuk ke pemerintah, ayahanda berpesan, agar kami mengurus pesantren. Dekat dengan para ulama,” kata Tatu dalam keterangan tertulisnya.

Karena itulah, tidak heran selama menjadi Bupati Serang, Ratu Tatu punya program prioritas bidang keagamaan hingga diganjar penghargaan.

Sejumlah program bidang keagamaan yang digulirkan Ratu Tatu selama menjadi Bupati Serang, yakni pemberian hibah dan dukungan kegiatan keagamaan Rp 5,7 miliar, insentif 6.190 guru madrasah diniyah Rp 14,85 miliar, insentif 8.686 guru ngaji Rp 10,42 miliar, pembangunan pondok pesantren, dan insentif guru TPQ Rp 1,39 miliar.

Kemudian anggaran keagamaan lainnya di Bagian Kesra hingga Rp 6,1 miliar dan beasiswa bagi 212 penghafal Alquran. Pemkab Serang juga telah menghibahkan tanah untuk MAN 1 Serang hingga 11 ribu meter persegi, untuk MTs Serang seluas 5ribu meter persegi, dan hibah tanah untuk Kemenag seluas 5 ribu meter persegi.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat silaturahmi dengan pengasuh pondok pesantren. (Istimewa)

Setelah diberi amanah di pemerintahan, perintah dan amanah orangtuanya tersebut, sangat melekat di hati Ratu Tatu.

BACA :  ICW: Mad Romli Harus Jelaskan Kenapa Tak Pernah Serahkan LHKPN

“Sekarang di pemda, pesan dari orangtua semakin melekat, kami harus lebih serius lagi mengurus pesantren dan semakin dekat dengan ulama. Maka Pemkab Serang kemudian punya program rehabilitasi pondok pesantren,” ujarnya.

Setiap tahun, program rehabilitasi pondok pesantren dari Pemkab Serang terus meningkat. Pada 2018 pembangunan untuk 5 ponpes dengan anggaran Rp 981 juta. Tahun 2019, 13 pondok pesantren dengan anggaran Rp 2,6 miliar. Tahun ini 20 pondok pesantren dengan anggaran Rp 4 miliar.

“Semoga Allah memberikan kemudahan, meluruskan niat saya untuk terus meningkatkan anggaran untuk pondok pesantren. Termasuk kami terus menggulirkan program beasiswa untuk penghafal Alquran,” ujarnya.

Perwakilan keluarga besar KH Muhammad Thohir, KH A Munifi Zaini Thohir mengapresiasi kepemimpinan Ratu Tatu.

BACA :  Tak Ditangani Dokter Spesialis, Mata Bocah di Pandeglang Ini Hanya Diperban

“Kedekatan ulama dan umaro (pemerintah) sangat terlihat saat ini. Kedekatan tersebut membuat pembangunan di Kabupaten Serang berjalan baik dan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler