Connect with us

Berita Terbaru

Mahasiswa UGM Bagi-bagi Buku Resep Olahan Mangrove; Bisa Dibuat Makanan sampai Kosmetik

Published

on

Masyarakat Kampung Patikang saat foto bersama usai mendapat buku resep olahan Mangrove. (Istimewa)

Pandeglang – Kampung Patikang, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang memiliki potensi hutan mangrove atau bakau yang luar biasa. Meski demikian, potensi itu belum terkelola dengan baik.

Padahal, pemanfaatan hasil hutan Mangrove dapat menjadi olahan yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat sekitarnya.

Melihat hal itu, Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Panimbang melakukan pendampingan secara online kepada masyarakat.

Dalam keterangan pers yang diterima Bantenhits, Sabtu, 22 Agustus 2020 pemdampingan yang diberikan yakni, mengolah daun dan buah Mangrove menjadi makanan, minuman dan bahan kosmetik serta obat farmasi.

BACA :  Isteri Terduga Teroris Shock

Dalam pendampingan itu mereka memberikan resep makanan dan minuman yang bersumber dari literatur dan media sosial. Selain itu, mereka juga memberikan handsanitizer yang diolah dari pohon Mangrove.

“Mangrove memiliki fungsi perlindungan alam terutama untuk ekosistem perairan. Namun Mangrove juga bisa diolah menjadi makanan dan minuman yang memiliki nilai jual tinggi,” kata Diploma IV Pengelolaan Hutan UGM Yogyakarta, Faisal Nur Rahman.

Ia berharap, pelaksanaan program tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk dapat mengolah pohon, daun dan buah Mangrove menjadi makanan maupun minuman yang ada di buku resep yang sudah disusun. 

“Masyarakat dapat memanfaatkan buah maupun daun Mangrove untuk olahan makanan maupun minuman yang sesuai dengan buku tersebut,” ujarnya.

BACA :  PLN Tuding Lonjakan Tagihan Listrik Pelanggan di Lebak Ulah Mitra

Sementara penggiat konservasi pohon Mangrove, Deden Sudiana mengatakan, dengan pemanfaatan daun maupun buah Mangrove tersebut akan mendorong masyarakat untuk menjaga pohon Mangrove, agar tetap tumbuh subur di lingkungan sekitar.

“Program ini dapat mendorong masyarakat untuk mau menjaga hutan Mangrove agar tetap terjaga kelestariannya dan dapat mendorong penambahan nilai ekonomi yang didapatkan dari hasil olahan buah dan daun Mangrove,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler