Connect with us

Berita Terbaru

Waspada! 100 Warga Kabupaten Serang Terpapar Covid-19

Published

on

Ilustrasi Virus. (FOTO Okezone.).

Serang- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang mencatat jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Serang mencapai 100 orang, Minggu, 23 Agustus 2020.

Dari keseluruhan pasien yang dinyatakan terpapar virus asal Wuhan, China itu 75 diantaranya sudah sembuh, 19 isolasi mandiri, 4 dalam perawatan medis serta 2 lainnya meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi menerangkan salah satu faktor penyebab meroketnya kasus terkonfirmasi Covid-19 lantaran telah dibukanya kembali sektor industri.

“Para pekerja dilakukan swab PCR dan akan diperoleh hasil cepat, kalau hasil positif kami akan lacak lingkungan dan tempat tinggalnya. Sampai 23 Agustus kemarin jumlah kasus (terkonfirmasi positif) ada 100 orang, berarti harus 3.500-5.000 warga yang akan di swab PCR,” kata Agus.

BACA :  PWHC Desak Oknum Polisi Pengintimidasi Wartawan saat Aksi Tolak RKUHP dan UU KPK Dicopot

Agus yang menjabat sebagai juru bicara gugus tugas Covid-19 Kabupaten Serang ini menilai semakin banyak warga positif diperoleh itu artinya semakin baik pelacakan yang sudah dilakukan, agar segera daerah mana saja yang harus melakukan diisolasi agar tidak menular.

“Kasus positif ini pasien tidak punya keluhan dan gejala, jadi diharapkan pemberdayaan masyarakat untuk melakukan pengawasan isolasi mandiri di rumah atau tempat yang disediakan. Kalau di bawa ke RSDP sudah kewalahan karena ada pasien dari luar Kabupaten Serang,” jelasnya.

Menurut Agus, saat ini Kabupaten Serang masih berada di zona kuning berdasarkan ketetapan Satgas Provinsi Banten.

“Kasus sekarang hampir merata terutama daerah Kramat, Waringin, Bojonegara, itu wilayah yang ada positif. Dan beberapa wilayah seperti Petir dan Padarincang karena banyak pekerja yang bepergian ke wilayah yang masih zona merah seperti Tangerang,” tutupnya.

BACA :  37 Bangli di Sindang Jaya Dibongkar, Warga Bersitegang dengan Petugas

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler