Connect with us

Berita Terbaru

Dua dari Lima Korban Tewas Akibat Miras Oplosan di Tangerang Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

Published

on

Lurah Mekar Bakti, Mansur saat memberikan keterangan pers mengenai dua warganya yang tewas setelah pesta miras oplosan. (BantenHits.com/Rifat Alhamidi)

Tangerang- Lima warga Kabupaten Tangerang meregang nyawa usai menenggak miras oplosan, Sabtu, 22 Agustus 2020. Mereka terdiri dari empat orang laki-laki dan satu perempuan.

Mereka pesta miras di sekitar kawasan ruko di Kampung Cipari, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Akibatnya, mereka harus dilarikan ke rumah sakit karena mengeluh sakit usai menenggak miras oplosan tersebut.

Baca Juga: Lima Warga Curug Tangerang Tewas usai Pesta Miras Oplosan di Ruko Cluster Florence Citra Raya

Usut punya usut, dua dari lima korban pesta miras merupakan warga Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Tangerang. Mereka masing-masing berinisial B dan F.

BACA :  BNK Minta Perairan Kabupaten Tangerang Diperketat

“Iya, benar. Dari informasi yang kami terima, ada warga kami yang meninggal dunia akibat minum minuman keras. Dua orang warga Mekar Bakti, sisanya dari desa laim,” kata Lurah Mekar Bakti, Mansur saat ditemui Bantenhits.com di kantornya, Selasa 25 Agustus 2020.

Menurutnya, nyawa dua orang warganya itu tak tertolong usai mendapat perawatan di Ciputra Hospital dan RS Sari Asih Tangerang.

“Dua warga kami ini tadinya sudah dibawa ke rumah sakit sejak malam Minggu (23 Agustus 2020-red) kemarin. Nah tadi pagi, saya baru dikasih tahu sama Pak RW-nya kalau mereka sudah meninggal,”tuturnya.

Ditemui terpisah, Kapolsek Panongan AKP Rahmad Supriyanto mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengumpulkan infomasi lebih lanjut.

BACA :  Keluarga Atut Bukan Penentu Kemenangan Golkar di Banten

“Saya masih mengupayakan memeriksa saksi mata yang ada di TKP. Nanti saya infokan lagi yah kalo ada perkembangannya,” kata Rahmad saat ditemui di kantornya.

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Terpopuler