Connect with us

Berita Terbaru

Untirta Terapkan Pembelajaran SPADA saat Pandemi Corona, Apa itu?

Published

on

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy saat menghadiri diskusi bertema Adaptasi Kebiasaan Baru di era Pandemi Covid-19, di Kampus Untirta. (Istimewa)

Serang- Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menerapkan sistem SPADA dalam proses pembelajaran di tengah Pandemi Corona.

Apa itu SPADA?

Wakil Rektor Untirta, Agus Sjafari mengatakan SPADA merupakan Sistem Pembelajaran Daring. Di mana para mahasiswa tidak perlu bertatap muka langsung dengan dosen. Mereka hanya perlu mengikuti perkuliahan secara online.

“Ya, semua dipaksa, dimulai dari kita belajar, oleh sebab itu di Untirta kebijakan belajar kita gunakan melalui sistem daring SPADA. Uniknya, SPADA ini kita luncurkan sebelum Covid-19 datang, waktu itu di era kepemimpinan Prof Soleh, Rektor Untirta sebelumnya,” kata Agus saat diskusi bertema Adaptasi Kebiasaan Baru di era Pandemi Covid-19, di Kampus Untirta, Kota Serang, Kamis, 27 Agustus 2020 kemarin.

BACA :  Puluhan Miliar PAD Pandeglang Disumbang dari Orang Sakit

Agus menerangkan, perkuliahan melalui SPADA merupakan bentuk upaya kampus agar mahasiswa tidak dirugikan. Termasuk juga memotong biaya perkuliahan bagi para mahasiswa.

“Sudah banyak pula yang dilakukan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh Untirta guna menangani situasi pandemi ini,” terangnya.

Dalam diskusi yang diselenggarakan oleh lembaga Untirta Press itu. Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy meminta pihak kampus atau perguruan tinggi di Banten membantu pemerintah mensosialisasikan 3 M pencegahan penyebaran Covid 19, yaitu Mencuci tangan dengan sabun, Mengenakan masker dan Menjaga jarak di tempat-tempat umum.

“Kalau dulu 3 M itu kan kaitannya dengan demam berdarah. Sekarang kita harus mensosialisasikan 3 M baru kaitannya dengan Pandemi Covid 19, termasuk pihak kampus,” ujar anak mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu.

BACA :  Meninggal Mendadak 2015, Ada yang Aneh pada Nisan Agus Uban Penerima Uang dari Wawan untuk Rano Karno

Untuk penegakan disiplin tersebut, kata Andika, Pemprov bersama Polda dan TNI akan melakukan edukasi kepada masyarakat tentang wajib masker di tempat umum seminggu ke depan.

“Untuk kemudian akan dijatuhkan sanksi sebagaimana diatur di dalam Pergub tersebut. Pada minggu-minggu selanjutnya kepada pelanggar yang kedapatan melakukannya berulang kali,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler