Connect with us

Berita Terbaru

Euforia Masyarakat Dituding Penyebab Melonjaknya Kasus Covid-19 di Banten

Published

on

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti. (BantemHits.com/Mursyid Arifin)

Serang- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menyebut lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Jawaran akibat ulah euforia masyarakat pasca ditetapkan sebagai daerah zona kuning Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengatakan, sebetulnya penularan kasus Covid-19 di Banten sudah memasuki status zona kuning dari sebelumnya zona merah. Namun, setelah masuk zona kuning euforia masyarakat kembali aktif dan mobilitas penduduk pun mengalami peningkatan.

“Sebetulnya Banten ini sudah zona kuning dari zona merah. Kemudian kembali lagi ke zona kuning. Nah, setelah zona kuning euporia kembali masyarakat. Mungkin juga kelelahan merasa bosan, itu biasa di dalam kehidupan manusia. Ketika itu kembali terjadi kasus itu meningkat,” kata Ati kepada BantenHits.com saat diminta keterangan soal kasus Covid-19, di Gedung Setda Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu malam, 2 September 2020.

BACA :  Huntara Untuk Korban Tsunami Selat Sunda Belum Kelar, Irna: Ibu Tuh Kadang-Kadang Suka Pusing  

Ia menuturkan, peningkatan kasus memang cukup signifikan secara keseluruhan di Provinsi Banten, bukan hanya Tangerang Raya, Kota Cilegon, Serang dan Kabupaten Lebak pun demikiran.

Karenanya, Ati mengajak kepada masyarakat agar terus meningkatkan disiplin kesehatan seusia dengan aturan Pergub Nomor 38 Tahun 2020.

“Memang seluruhnya masyarakat ini harus bisa disiplin. Kuncinya disiplin tentang 3 M tersebut  (Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan sabun). Itu yang terpenting,” ucap Ati.

Ia optimis, ketika seluruh masyarakat bisa bisa menerapkan budaya disiplin kesehatan dan harus membatasi ruang gerak mereka kecuali hal-hal penting. Mengingat saat ini ada lima daerah yang berubah statusnya menjadi zona kuning

“Kita (Banten) ada tiga zona oranye dan lima zona kuning,” pungkas Ati.

BACA :  Dua Hari Gelar KBM Tatap Muka, Kota Serang Ditetapkan Zona Oranye Covid-19

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler