Connect with us

BERITA KANDIDAT

Tanpa Ati-Sokhidin, Tiga Pasang Kandidat di Pilkada Kota Cilegon Kumpul Bareng Sepakat Ingin Cilegon Kondusif

Published

on

Tiga pasangan kandidat pada Pilkada Kota Cilegon Kumpul bareng-bareng tanpa pasangan Ati-Sokhidin, Senin, 7 September 2020.(BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Tiga bakal pasangan kandidat di Pilkada Kota Cilegon, yakni pasangan Iye Iman Rohiman-Awab, Ali Mujahidin-Firman Mutakin dan Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta kumpul bareng di Restoran Sapphire Royale Krakatau, Senin, 7 September 2020.

Tiga pasangan kandidat itu sepakat akan menciptakan suasana yang kondusif pada kontestasi Pilkada di Kota Baja, dengan misi membangun perubahan agar Kota Cilegon lebih baik ke depan.

Pertemuan tiga kandidat pada Pilkada Kota Cilegon ini menimbulkan tanda tanya karena tak dihadiri pasangan Ratu Ati Marliati-Sokhidin. Padahal, jika melihat visi pertemuan yang ingin menciptakan pilkada damai, semestinya bisa dihadiri seluruh pasangan kandidat.

BACA :  Fahri Hamzah Ramaikan Pilkada Tangsel, Masuk Barisan Benyamin-Pilar Saga

Belum diketahui alasan kenapa pasangan Ati-Sokhidin tak menghadiri pertemuan ini.

Iye Iman Rohiman mengaku, pihaknya yang menginisiasi pertemuan tersebut. Mereka kumpul bersama untuk membuktikan masing-masing paslon yang maju di Pilkada Kota Cilegon 2020 tidak ada persoalan pribadi apapun.

“Kita semua keluarga dan kita semua berpikir untuk Kota Cilegon baik dan kondusif, sekalipun ada suasana politik. Tadi seperti yang disampaikan oleh beliau (Ali Mujahidin) politik boleh berjalan, tapi bagaimana masyarakat paham dan berpikir maju untuk Cilegon ke depan,” jelas Iye Iman Rohiman.

Pada Kesempatan yang sama, Ali Mujahidin yang kerap disapa dengan sebutan Mumu mengatakan, pertemuan tersebut dalam rangka membangun kedewasaan berpolitik di Kota Cilegon.

BACA :  PSBB di Kota Serang Diperpanjang hingga 11 Oktober 2020, tapi 8 Pos Check Point Ditutup karena Tak Efektif

“Dalam Pilkada ini beda pandangan, beda pilihan di masyarakat nggak apa-apa. Tapi kedamaian, kebersamaan, kekeluargaan dan persahabatan itu harus tetap dijaga,” tutup Ali.

Editor: Engkos Kosasih



Terpopuler