Connect with us

Berita Utama

Gembong Garong Ini Pernah Serang Polisi hingga Kritis, Bisa Ditaklukkan di Cisoka Jumat Dini Hari

Published

on

Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi saat menunjukan barang bukti komplotan garong dalam ungkap kasus di Mapolsek Cisoka, Selasa 8 September 2020.(BantenHits.com/ Rifat Alhamidi)

Tangerang – Roha alias Acong (45) merupakan gembong garong motor paling dicari di seantero Banten.

Pria asal Lampung ini dikenal sadis. Tak hanya sasaran kejahatan yang dia lukai, bahkan polisi yang akan menangkapnya pernah dia lukai hingga kritis.

Malang nelintang di dunia kejahatan, Acong akhirnya harus takluk oleh Satuan Reskrim Polres Kota Tangerang. Acong ditangkap sesaat setelah melancarkan aksi perampokan di Perum SBSI, Kampung
Jeunjing, RT02 RW 03, Desa Jeunjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

Informasi yang dihimpun wartawan BantenHits.com, Rifat Alhamidi, Acong bersama komplotannya tak berkutik saat dikepung warga usai merampok sebuah rumah di Perum SBSI, Kecamatan Cisoka, Jumat dini hari, 14 Agustus 2020.

BACA :  Krakatau Posco Tanggap dan Peduli Salurkan Paket Sembako untuk Korban Banjir Bandang Cilegon

“Mereka ini sindikat pencurian rumah yang dilakukan saat dini hari. Walaupun ada pemilik rumah, mereka sudah siap dengan senjata tajam dan tidak segan-segan melukai korbannya,” kata Kapolres Tangerang Kota Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi saat ungkap kasus di Mapolsek Cisoka, Selasa 8 September 2020.

Saat beraksi di Perum SBSI Cisoka, Acong ditemani lima orang komplotannya yang sudah memiliki tugas masing-masing. Empat orang menemani Acong masuk ke rumah korban, sementara satu orang sisanya yaitu Ependi (23), warga Perum Bukit Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, bertugas untuk memantau kondisi sekitar rumah yang sudah ditarget sebelum komplotan ini melancarkan aksinya.

Namun sialnya, target yang telah ditandai oleh komplotan Acong menjadi lokasi terakhir dia melancarkan aksi kejahatannya. Padahal di malam yang sama, aksi kawanan garong ini sempat berjalan mulus saat menggasak lembaran uang di sebuah rumah di Kampung Cilisung, Desa Jeunjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

BACA :  Tiga Pria di Cikupa Ditangkap dengan Softgun Ilegal

“Yang kami amankan dua orang, sementara empat tersangka yang lain masih DPO dan sedang dilakukan pengejaran. Untuk satu tersangka yang bertugas melakukan observasi terhadap target yang sudah mereka tandai, dia ini merupakan warga yang rumahnya tidak jauh dari TKP,” ujar Ade.

Belakangan, aksi perampokan yang dilakukan komplotan Acong rupanya bukan yang pertama di wilayah Kabupaten Tangerang. Sebab, pada 2016 lalu dia pernah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Tangerang Kota atas kasus yang sama dan berhasil kabur saat digrebek polisi.

“Waktu itu, beberapa rekannya sudah berhasil kami amankan. Nah, dia ini belum ketangkap dan berhasil kabur,” tutur Kapolres.

Lebih parah lagi, Acong juga pernah melakukan penganiayaan terhadap anggota Polres Serang pada 2018 saat hendak ditangkap atas kasus pencurian. Dia, secara brutal melukai anggota polisi berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) sebelum akhirnya melarikan diri.

BACA :  Polisi Tangkap Pria Terduga Pembunuh Jawara Pakuhaji

“Dari hasil pengembangan, tersangka juga pernah kabur dari Lapas Kelas 1 Pemuda Tangerang pada tahun 2009 untuk kasus yang sama. Tersangka kabur dengan cara menggergaji trali besi,” ucap Kapolres.

Kini, Acong tak bisa berkutik dan harus kembali merasakan dingginnya penjara. Dari tangan tersangka, polisi ikut mengamankan sejumlah barang berupa dua buah golok, tang, linggis dan kunci letter L yang digunakan saat melakukan aksi pencurian.

Tersangka juga dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan Jo Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan. Ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Editor: Engkos Kosasih

 



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Terpopuler