Connect with us

Berita Terbaru

Penumpang KMP Mutiara Persada Mendadak Tewas saat Sandar di Dermaga 2 Pelabuhan Merak

Published

on

Petugas mengevakuasi penumpang KMP Mutiara Persada yang mendadak tewas saat kapal sandar di Dermaga 2 Pelabuhan Merak. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Persada, dikejutkan penemuan penumpang pria yang tergeletak di dalam ruang penumpang dengan kondisi tak bernyawa.

Penumpang tersebut diketahui bernama Herman Sindirian (45). Jasad Herman pertama kali ditemukan oleh seorang kru kapal pada saat sandar di Dermaga 2 Pelabuhan Merak, Selasa 8 September 2020, sekitar pukul 00:30 WIB.

Informasi yang dihimpun wartawan BantenHits.com Iyus Lesmana, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban yang diduga memiliki riwayat penyakit itu hendak menyebrang menuju Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakahueni, Lampung. 

BACA :  Respons Buruh Pabrik di Tangerang saat Kepergok Satpol PP Indehoy sama Selingkuhan: Gimana Ini Kalau Laki Gua Tau?

“Korban ini dari Lampung dengan tujuan Serang, saat itu korban dibekali surat jalan dari petugas KSKP Bakahueni, atas dasar tidak punya ongkos dan dalam keadaan sakit, dititipkan ke kapal dan diterima oleh kru kapal,” kata Manager Cabang Antosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku perusahaan pengelola KMP Mutiara Persada, Budi Susanto.

Budi mengungkapkan, setibanya kapal di Dermaga 2 Pelabuhan Merak korban diketahui dibangunkan oleh ABK kapal namun korban tidak merespon, mengetahui hal tersebut selanjutnya ABK kapal langsung melaporkan kepada pihak Kepolisian.

“Setiba di Merak saat dibangunkan oleh cleaning servis korban sudah tidak bernyawa, mengetahui seorang penumpang sudah tidak bernyawa, kru kapal melaporkan kepada tim pelayaran yang ada di darat,” ungkapnya.

BACA :  Ikatan Motor Lebak Salurkan Bantuan Korban Banjir

Usai mendapatkan laporan, Petugas gabungan dari petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak, BKO Lanal Banten Dan Basarnas langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Kota Cilegon untuk dilakukan identifikasi.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Terpopuler