Connect with us

Berita Terbaru

Belasan Karyawannya Positif Covid-19, Pemkab Tangerang Tuntut PT Gajah Tunggal Perketat Protokol Kesehatan

Published

on

Dinkes Kabupaten Tangerang dan Satgas Covid-19 saat mengunjungi PT Gajah Tunggal. (Dok. Humas)

Tangerang- Pemerintah Kabupaten Tangerang menuntut manajemen PT Gajah Tunggal agar memperketat sistem protokol kesehatan, Selasa 8 September 2020. Menyusul 12 karyawan perusahaan yang bergerak dalam produksi ban itu dinyatakan positif Covid-19.

Ironinya, penyebarannya telah meluas ke pihak keluarga. Alhasil mereka yang tinggal di Perumahan Bukit Tiara, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang dilakukan Lockdown.

“Kami meminta bagaimana solusinya ke depan agar tidak ada kasus bertambah lagi. Jangan sampai ada klaster-klaster baru dan menyebarkan ke wilayah-wilayah lain,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Desiriana Dinardiyanti dalam siaran pers yang diterima Bantenhits.com, Selasa, 8 September 2020.

BACA :  Angka Stunting di Kabupaten Tangerang Disebut Bisa Turun dengan Si Melon, Apa Itu?

Desriana mengaku bergegas melakukan kunjungan bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang ke PT. Gajah Tunggal, Kecamatan Jatiwung, Kota Tangerang usai adanya informasi penyebaran Covid-19.

Dalam pertemuan, Desiriana juga ingin mendengarkan langkah apa saja yang telah dilakukan pihak manajemen PT Gajah Tunggal untuk menekan penyebaran Covid-19 di perusahaan pemasok ban tersebut.

“Jadi, barangkali kami bisa melihat kemudian sama-sama bagaimana kedepannya untuk menghambat jangan sampai ada klaster baru kembali,” ujarnya.

Sementara, Manager General Affair (GA) PT Gajah Tunggal, Ismail, memastikan bahwa pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya untuk memutus penyebaran Covid-19 di klaster pabrik.

Salah satunya, dengan membentuk satuan tugas penanganan Covid-19 di lingkungan perusahaan sejak Maret 2020.

BACA :  Pemkot Tangerang Terus Bangun Puskemas Rawat Inap untuk Dekatkan Pelayanan ke Masyarakat

“Satgas ini bertugas memastikan protokol kesehatan  seperti penggunaan masker, cuci tangan pakai sabun, penyemprotan disinfektan secara rutin, pengukuran suhu tubuh, dan jaga jarak di area pabrik dilakukan secara teratur,” katanya.

Selain itu, kata Ismail, usai mendapatkan informasi adanya karyawan PT Gajah Tunggal yang terkonfirmasi Covid-19, pihaknya langsung melakukan sejumlah tindakan. Mulai dari anjuran karantina mandiri, tracing, testing dan treatment terhadap kontak erat yang teridentifikasi juga langsung diambil untuk mencegah penyebaran Covid di klaster pabrik tidak meluas.

“Pemukiman tempat para pekerja kami tinggal juga ikut kami lakukan tindakan tersebut,” ujarnya.

Seusai berdialog dan berkomunikasi di kantor PT Gajah Tunggal, tim satgas kemudian berkeliling untuk mengecek  beberapa area bagian produksi. Di sana, satgas ingin memastikan protokol Covid-19 sudah dilakukan secara tepat.

BACA :  BMKG Sebut Potensi Tsunami 57 Meter di Pandeglang Masih Tahap Kajian Ilmiah

Editor: Fariz Abdullah



Rifat Alhamidi memulai karir sebagai jurnalis pada sejumlah media massa di Banten. Di masa kuliahnya, pria kelahiran Pandeglang ini dikenal sebagai aktivis mahasiswa. Dia memiliki ketertarikan pada dunia sosial dan politik.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler